FIFA World Cup 2026: 5 Teknologi Baru Ubah Pertandingan

Dian P. · 3 min baca · 23 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
FIFA World Cup 2026: 5 Teknologi Baru Ubah Pertandingan

Gambar atau konten salah?

FIFA World Cup 2026 akan berlangsung selama 39 hari dan akan menjadi ajang sepak bola terbesar di dunia. Turnamen ini akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Selain jumlah peserta yang belum pernah tercatat sebelumnya, FIFA menyiapkan rangkaian inovasi teknologi yang akan memengaruhi cara pertandingan dilihat, dimainkan, dan diatur.

Berikut lima teknologi dan aturan baru yang akan memukau para penggemar dan membantu pemain serta ofisial di lapangan:

Bola Pintar Bersensor “Trionda”

Adidas kembali memperkenalkan bola resmi yang dinamai “Trionda”, istilah Spanyol yang berarti “tiga gelombang”. Bola ini tidak hanya sekadar bola sepak biasa. Di dalamnya terdapat chip sensor canggih bernama Inertial Measurement Unit (IMU). Sensor ini berfungsi seperti otak kecil yang merekam data pergerakan bola sebanyak 500 kali per detik. Teknologi ini mengirimkan data presisi ke sistem Video Assistant Referee (VAR) secara real-time, meningkatkan akurasi pengambilan keputusan ofisial pertandingan, termasuk terkait insiden offside, tulis pernyataan resmi FIFA.

Avatar Pemain 3D Berbasis AI dan Bodycam Wasit

FIFA bekerja sama dengan Lenovo untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Setiap pemain yang tampil akan dipindai secara digital dalam satu detik. Pemindaian ini melacak dimensi tubuh pemain dengan detail tinggi, menghasilkan avatar model 3D yang akurat. Avatar ini mendukung sistem offside semi-otomatis dan memberikan tayangan VAR 3D yang lebih realistis bagi penonton di stadion maupun di layar kaca. Selain itu, semua wasit di 104 pertandingan akan dilengkapi kamera tubuh (bodycam). Kamera ini menampilkan sudut pandang orang pertama, memberikan pengalaman imersif bagi para penggemar.

Anjing Robot Pengaman

Di sektor keamanan, kepolisian Meksiko menampilkan teknologi canggih. Pemerintah kota Guadalupe, bagian dari area metro Monterrey, mengerahkan kawanan “anjing robot” untuk mengamankan jalannya turnamen. Robot ini berkaki empat, berharga 2,5 juta peso (sekitar Rp 2,3 miliar). Mereka diprogram untuk masuk ke area berbahaya atau mendatangi lokasi keributan, menyiarkan video langsung ke pusat komando keamanan. Tujuannya memberi gambaran situasi awal, melindungi keselamatan fisik anggota kepolisian sebelum mereka terjun ke lokasi konflik.

Teknologi Offside Semi-Otomatis Super Cepat

FIFA memperbarui sistem offside semi-otomatis. Versi sebelumnya hanya memberi peringatan bila pemain terjebak offside lebih dari 50 cm. Sekarang sensor dapat mendeteksi jarak sekecil 10 cm. Sistem ini mengirimkan peringatan audio secara real-time langsung ke earpiece wasit utama di lapangan. Namun, sistem ini tidak dapat digunakan untuk pelanggaran offside yang bersifat subjektif atau saat posisi pemain terlalu bertumpuk di atas lapangan.

Aturan Wajib “Hydration Break”

FIFA juga memperkenalkan aturan keselamatan pemain. Mulai 2026, akan ada jeda minum wajib selama tiga menit di setiap babak, tepatnya sekitar menit ke-22. Aturan ini diberlakukan secara mutlak, tidak peduli cuaca panas, dingin, atau stadion memiliki atap tertutup. Untuk setiap pertandingan... akan ada jeda minum tiga menit. Waktu tiga menit ini dihitung dari peluit (berhenti) hingga peluit (dimulai kembali) di kedua babak, tegas Manolo Zubiria, Chief Tournament Officer USA untuk FIFA World Cup 2026.

Dengan kombinasi keamanan AI, presisi sensor, dan aturan yang menempatkan kesehatan pemain di atas segalanya, FIFA World Cup 2026 siap menjadi tontonan olahraga paling modern dalam sejarah. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi keputusan, tetapi juga menambah lapisan keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat. Seiring dengan perkembangan teknologi, pertandingan sepak bola akan terus bertransformasi menjadi pengalaman yang lebih terukur, aman, dan terhubung bagi penonton di seluruh dunia.

FIFA World Cup 2026Bola Pintar TriondaAvatar 3D AIAnjing Robot PengamanOffside Semi-OtomatisHydration BreakVAR Real-Time

Komentar

Memuat komentar...