Filipina Siapkan 20 Miliar Peso Stok Minyak 2 Juta Barels

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Filipina Siapkan 20 Miliar Peso Stok Minyak 2 Juta Barels

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Filipina menyiapkan 20 miliar peso atau setara US$ 333 juta (Rp 5,6 triliun dengan kurs Rp 16.899) untuk menanggulangi fluktuasi harga minyak dunia yang masih berlangsung akibat konflik di Timur Tengah.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Energi Filipina, dikutip dari Reuters, dinyatakan: “Langkah ini menunjukkan tekad kuat pemerintah untuk melindungi rakyat Filipina dari guncangan pasokan eksternal, serta memastikan ketersediaan bahan bakar yang berkelanjutan memadai dan andal di seluruh negeri.

Uang tersebut akan digunakan untuk membeli dua juta barel bahan bakar yang mencakup minyak bumi olahan dan gas minyak cair. Dengan cara ini, negara dapat memperkuat pasokan domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar global.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengungkapkan pada Rabu (25 Maret 2026) bahwa stok cadangan minyak nasional setara dengan 45 hari pasokan. Ia menegaskan bahwa langkah ini penting mengingat Filipina mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyak mentahnya dari Timur Tengah, terutama Arab Saudi.

Keadaan ini membuat negara sangat rentan terhadap lonjakan harga dan gangguan pasokan global. Sebelumnya, Filipina telah menetapkan status darurat energi nasional untuk menanggapi ketergantungan tinggi pada impor produk minyak bumi.

Goverment langsung membentuk komite yang bertugas mengawasi pergerakan pasokan, distribusi, dan ketersediaan bahan bakar, makanan, obat-obatan, produk pertanian, serta barang-barang penting lainnya.

Presiden Marcos Jr. menambahkan: “Deklarasi keadaan darurat energi nasional akan memungkinkan pemerintah untuk menerapkan langkah‑langkah responsif dan terkoordinasi berdasarkan undang‑undang yang ada untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh gangguan dalam pasokan energi global dan ekonomi domestik.

Dengan langkah ini, Filipina berharap dapat menjaga kestabilan pasokan bahan bakar, mengurangi dampak harga tinggi, dan melindungi rakyatnya dari ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh dinamika pasar minyak internasional.

Filipinaminyakpasokan energikonflik Timur Tengahkeadaan darurat energiFerdinand Marcos Jr.komite pengawasan pasokan

Komentar

Memuat komentar...