Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Gambar atau konten salah?
Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,4 terjadi di wilayah Pidie Jaya, Aceh. Pusat gempa berada di darat, sehingga tidak menimbulkan potensi tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 09.08 WIB.
Lokasi episentrum gempa berada di koordinat 4.92 Lintang Utara dan 96.06 Bujur Timur. Titik tersebut berjarak sekitar 26 kilometer di sebelah barat Kabupaten Pidie Jaya. BMKG juga melaporkan kedalaman gempa mencapai 6 kilometer. "Kedalaman 6 km," tulis BMKG dalam laporannya.
Hingga saat ini, belum ada informasi apakah guncangan gempa dirasakan oleh masyarakat di sekitar lokasi. Belum ada pula laporan mengenai kerusakan atau dampak lain akibat gempa tersebut. Pihak berwenang masih menunggu data lebih lanjut dari lapangan.
Gempa magnitudo kecil seperti ini cukup sering terjadi di wilayah Aceh, mengingat posisinya yang berada di jalur seismik aktif. Meski tidak berbahaya, kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
5 Doa Pembuka Rezeki yang Diajarkan Rasulullah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
