FIP Gelar Turnamen Padel Perdana di Jakarta

Cahyo S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
FIP Gelar Turnamen Padel Perdana di Jakarta

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Federasi Padel Internasional (FIP) akan menggelar dua turnamen sekaligus di Jakarta. Ajang ini diberi nama FIP Bronze dan FIP Promises. Lokasinya di Rana Grounds, Mampang, Jakarta Selatan.

Ini adalah turnamen FIP pertama yang diadakan di ibu kota. FIP Bronze akan dimulai pada 08 Juli 2026. Lebih dari 200 pemain padel pria dan wanita dari berbagai negara sudah mendaftar. Mereka datang dari Spanyol, Meksiko, Argentina, hingga Kazakhstan.

Atlet Indonesia juga ikut bertanding. Jumlah peserta masih bisa bertambah. Sebab, masih ada atlet yang masuk daftar tunggu atau waiting list.

Sementara itu, FIP Promises akan dibuka pada 09 Juli 2026. Turnamen ini diikuti oleh ratusan pemain junior. Mereka terbagi dalam kategori U-14, U-16, dan U-18.

Bagi atlet muda Indonesia, ajang ini menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman bertanding di level internasional. Penyelenggaraan dua turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga padel di Indonesia, khususnya Jakarta, terus berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah lapangan, komunitas, dan pemain padel di Jakarta tumbuh sangat pesat.

Wakil Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Mochtar Sarman, mengatakan bahwa FIP Bronze dan FIP Promises yang perdana di Jakarta ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan bergengsi lainnya. Ia juga menyambut antusiasme atlet lokal dan mancanegara.

"Jakarta sebagai kota yang paling merasakan pesatnya olahraga padel tentu sudah menunggu momen ini. Kita dapat melihat persaingan para atlet nasional dan internasional saling bersaing. Kita berharap tidak hanya sukses penyelenggaraan, namun juga dapat melihat para atlet nasional berprestasi dan unjuk gigi, serta menginspirasi para pemain padel lainnya," kata Mochtar dalam sesi jumpa pers di Jakarta pada 06 Juli 2026.

Ia menambahkan, "Kami juga berharap para atlet internasional dapat menikmati waktu di Jakarta dan meningkatkan pariwisata dan promosi ibu kota. Sehingga selain menjalani turnamen, ketika pulang ke negaranya masing-masing, para atlet dapat membawa kesan yang baik dari Indonesia umumnya, dan Jakarta khususnya."

Head of International Relations PBPI, Maximiliano Baratawidjaja, berharap masyarakat dan pecinta padel Indonesia bisa turut meramaikan turnamen ini. Baik dengan datang langsung maupun menonton secara daring. Menurutnya, ini membuktikan bahwa padel bukan sekadar tren sesaat.

"Saya ingin ajak masyarakat untuk hadir menyaksikan turnamen ini secara langsung ataupun melalui YouTube. FIP adalah turnamen Padel paling besar di Indonesia, sehingga ini bukti bahwa Padel tidak hanya olahraga yang banyak orang katakan fomo, melainkan olahraga yang sangat berpotensi di Indonesia," ucap Maximiliano.

Ia juga menambahkan, "Peserta yang berkompetisi adalah atlet profesional dan junior yang datang dari seluruh Indonesia. Mereka akan bersaing dengan pemain asing dari berbagai negara. Mari kita dukung para atlet kita dapat bersaing."

FIP Bronze dan FIP Promises Jakarta 2026 bukan sekadar kompetisi. Ini juga bagian dari strategi jangka panjang PBPI untuk menghadirkan kalender kompetisi internasional secara berkelanjutan di Indonesia. Antusiasme tinggi dari atlet luar negeri menunjukkan bahwa Indonesia mulai diperhitungkan sebagai tuan rumah turnamen padel dunia.

Gairah turnamen padel di Jakarta tidak akan berhenti di sini. Pada November 2026, akan digelar turnamen bergengsi lainnya, yaitu FIP Asia Promise.

Dalam kesempatan yang sama, PBPI Jakarta juga meluncurkan Official Jersey FIP Bronze Jakarta 2026. Jersey ini hasil kolaborasi dengan Juaraga sebagai official apparel partner turnamen. Jersey tersebut bisa didapatkan mulai 06 Juli 2026.

Turnamen FIP Bronze dan FIP Promises di Jakarta ini menjadi langkah awal yang penting bagi perkembangan padel di Indonesia. Dengan diikuti oleh atlet dari berbagai negara, ajang ini tidak hanya meningkatkan persaingan tetapi juga memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi olahraga internasional. Antusiasme atlet asing dan dukungan dari pihak penyelenggara menunjukkan bahwa padel di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus tumbuh.

FIP BronzeFIP Promisesturnamen padelJakartaatlet internasionalPBPIpengembangan olahraga

Komentar

Memuat komentar...