Ronaldo Tegaskan Hanya Dirinya yang Berhak Tentukan Waktu Pensiun
Gambar atau konten salah?
Cristiano Ronaldo dengan tegas menyatakan bahwa ia akan mengakhiri karier sepak bolanya tanpa rasa penyesalan. Namun, pemain depan yang kini berusia 41 tahun itu belum bisa memastikan apakah Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhir yang ia ikuti.
Ronaldo menegaskan bahwa dirinya sendiri yang ingin menentukan kapan waktu yang tepat untuk pensiun. Baginya, keputusan untuk gantung sepatu sepenuhnya ada di tangannya, bukan orang lain.
Kapten tim nasional Portugal ini juga mengaku lebih menikmati turnamen kali ini jika dibandingkan dengan lima edisi Piala Dunia sebelumnya yang pernah ia jalani. Ia merasa ada perbedaan dalam cara ia menjalani kompetisi saat ini.
Ronaldo optimistis dengan skuad asuhan Roberto Martínez. Ia percaya timnya mampu mengatasi perlawanan Spanyol, yang menurutnya tampil semakin solid menjelang laga penentuan nanti.
Pernyataan ini muncul di tengah persiapan Portugal menghadapi pertandingan penting. Ronaldo, yang sudah malang melintang di dunia sepak bola selama puluhan tahun, tetap menjadi figur sentral di timnya meski usianya sudah tidak muda lagi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
