Gejala Sering Kencing dan Haus, Waspada Diabetes
Gambar atau konten salah?
Seorang pria berusia 30 tahun bernama Nita melaporkan mengalami beberapa gejala yang membuatnya khawatir. Ia sering terbangun untuk buang air kecil di malam hari. Selain itu, rasa lapar dan haus yang berlebihan terus dirasakan meski sudah banyak makan dan minum. Rasa kantuk juga sering menyerang.
Setelah menjalani pemeriksaan, Nita didiagnosis menderita penyakit kencing manis atau diabetes. Ia juga menyebutkan ada rasa gatal pada kaki yang menyebabkan timbul bekas luka hitam akibat garukan.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Debrina Kusuma Devi, SpPD, menjelaskan bahwa gejala yang dialami Nita merupakan tanda umum diabetes. Tanda-tanda klasik tersebut meliputi:
- Poliuria, yaitu sering buang air kecil.
- Polidipsi, yaitu sering merasa haus dan banyak minum.
- Polifagia, yaitu peningkatan nafsu makan yang signifikan.
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Untuk memastikan diagnosis diabetes, diperlukan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan ini mencakup pengukuran gula darah puasa, gula darah setelah diberi beban glukosa, gula darah sewaktu, dan kadar HbA1c.
Gejala kulit yang dialami Nita, seperti perubahan warna menjadi hitam, bisa jadi merupakan komplikasi diabetes. Komplikasi ini terkait dengan gangguan pada pembuluh darah. Contohnya adalah menghitamnya ujung jari atau luka yang sulit sembuh.
Istilah populer seperti "diabetes kering" atau "diabetes basah" sebenarnya merujuk pada kondisi penyembuhan luka pada penderita diabetes. Dalam istilah medis, kondisi jaringan yang mati ini disebut gangren.
Gangren terjadi ketika jaringan tubuh mati karena kurangnya pasokan oksigen akibat sirkulasi darah yang buruk. Jaringan yang mengalami kondisi ini kemudian akan berubah warna menjadi hitam. dr Debrina Kusuma Devi merupakan dokter penyakit dalam di RSIA Pusura Tegalsari - Bunda Morula Surabaya.
Secara ringkas, keluhan sering buang air kecil, haus, dan lapar berlebihan adalah indikator kuat diabetes. Bekas luka hitam pada kaki mengarah pada kemungkinan adanya komplikasi vaskular diabetes, yang dalam istilah awam sering disebut sebagai manifestasi dari 'diabetes kering' atau 'basah' yang merujuk pada kondisi gangren.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Teka-teki batang korek: pindahkan satu, hasilnya benar
Tren Makan Mentah: Kuman dan Pestisida Mengintai
Hipertensi Diam-Diam Rusak Jantung, Otak, hingga Ginjal
Hotto Gandeng Indro Warkop: Sehat Itu Keharusan, Bukan Ditunda
Mata Tua Kini Banyak Ditemukan pada Usia Lebih Muda
Hipertensi Kini Ancam Kaum Muda, Waspada Silent Killer
Berita Terbaru
Spanyol Hadapi Arab Saudi, Laga Hidup-Mati di Grup H
50 Ribu Pekerja Terancam PHK Akibat Harga Gas Industri Melambung
Courtois Peringatkan Belgia Jangan Remehkan Iran.
Pembalap Muda Papua dan Lombok Bersinar di Mandalika Racing Series
Dua Anak SD Rusak Pot Bunga dan Piala di Batang
Wakil DPRD Puji Kapolrestabes Surabaya karena Dekat di Medsos
NU Wajibkan Koperasi Lepas Saham Tambang ke Perkumpulan
