Tren Makan Mentah: Kuman dan Pestisida Mengintai
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Semakin banyak orang yang tertarik dengan kebiasaan makan sayur dan buah dalam keadaan mentah, atau yang sering disebut raw food. Alasannya, cara ini dianggap bisa menjaga kandungan nutrisi, vitamin, serta enzim alami yang biasanya rusak kalau melalui proses perebusan atau pemanggangan.
Tapi, di balik semua manfaat itu, ada risiko yang mengintap kalau sayur dan buah tersebut tidak dibersihkan dengan benar. Beberapa jenis kuman tertentu bisa menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.
Dokter spesialis gizi klinis, dr Shiela Stefani, SpGK, AIFO-K, mengatakan bahwa memang makin banyak keluarga yang memilih untuk back to nature atau kembali ke alam dalam urusan makanan. Namun, dr Shiela menekankan bahwa tren ini harus diikuti dengan cara penanganan yang tepat. Sebab, sayur dan buah mentah melalui rantai distribusi yang panjang—dari kebun sampai ke meja makan.
"Yang paling bahaya itu nomor satu adalah kuman. Kalau kita bilang makanan itu apakah steril kalau kita beli di pasar, maupun di supermarket sekalipun sebenarnya nggak mungkin bebas dari kuman," kata dr Sheila dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Trans Studio Mall, Bandung, pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Kalau tidak dikelola dengan baik, risiko infeksi bisa menyerang pencernaan. Gejalanya mulai dari muntah, sakit perut, hingga diare. Selain itu, risiko kontaminasi pestisida juga perlu diperhatikan. Menurut dr Sheila, pestisida bisa menyebabkan keracunan dan bahkan meningkatkan risiko kanker.
Banyak orang menganggap mencuci buah dan sayur dengan air mengalir sudah cukup. Tapi, apakah itu benar-benar cara yang tepat?
"Berdasarkan penelitian ternyata mencuci dengan air mengalir dan benar-benar digosok semua sisinya, itu bisa cukup untuk menghilangkan pestisida dan bakterinya," kata dr Sheila.
Namun, kalau seseorang tidak punya waktu cukup untuk menggosok buah dan sayur dengan teliti, maka penggunaan sabun pencuci buah bisa menjadi solusi. "Terutama yang foodgrade, salah satunya bisa membantu membersihkan secara menyeluruh. Baik dari bakteri maupun pestisidanya dengan waktu yang lebih singkat," tutupnya.
Secara singkat, tren raw food memang punya kelebihan dalam menjaga kandungan gizi alami. Tapi, kebersihan tetap menjadi kunci utama. Mencuci dengan air mengalir dan menggosok seluruh permukaan sudah cukup efektif, selama dilakukan dengan benar. Kalau tidak sempat, sabun pencuci khusus buah bisa menjadi alternatif yang praktis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
