Hanya 36% Pekerja Dapat Upah Minimum: APINDO Soroti Gap
Gambar atau konten salah?
APINDO mengungkapkan bahwa hanya 36% pekerja yang dibayar di atas upah minimum. Angka ini menandakan ketidaksesuaian antara kebijakan upah minimum dan realisasi di lapangan. Bob Azam, Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, menegaskan bahwa masalah ini paling terasa di sektor sumber daya alam dan industri padat modal.
Dalam rapat Panja RUU Ketenagakerjaan bersama Komisi IX DPR pada 14 Juni 2026, Bob menyatakan, “Saat ini hanya sekitar 36 persen karyawan yang dibayar sesuai lebih baik dari upah minimum. Jadi jika upah minimum kelihatan tinggi, tetapi compliance-nya atau pemenuhannya itu jauh daripada yang diharapkan.”
Ia juga menyoroti masalah pesangon. “Kurang dari sepertiga pekerja yang eligible menerima pesangon,” ujarnya. Angka ini menunjukkan masih banyak pekerja yang tidak mendapatkan haknya.
APINDO menilai RUU Ketenagakerjaan baru perlu menciptakan regulasi yang mampu menjawab persoalan mendasar di sektor ketenagakerjaan. “Kita berharap bahwa undang-undang yang dihadirkan selain dalam rangka amanat ya untuk melanjutkan apa yang direkomendasikan MK, diharapkan juga dapat menyelesaikan soal-soal pendahuluan pekerjaan yang dari waktu-waktu semakin berat. Dan ini juga menyangkut generasi masa depan kita. Oleh karena itu, kita dari APIndo berusaha untuk proaktif,” tambahnya.
Dengan data ini, APINDO menegaskan perlunya kebijakan yang lebih konsisten dan penegakan hukum yang kuat agar upah minimum dan hak pekerja dapat terwujud secara nyata di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir di Jakarta Wabah Sakit Flu, Banyak Rumah Terendam
BGN Resmi: Hoaks Pembagian Keuntungan MBG Ditolak
Perekonomian Inggris Mengalami Kontraksi 0,1% di April
Prabowo Bentuk Menko Infrastruktur untuk Keadilan Sosial
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
KKP Rencanakan Insentif Daerah untuk Hindari Sampah ke Laut
Berita Terbaru
Malen Diakui Boros Peluang, Kritik di Persiapan Piala Dunia
England Fokus pada Harry Kane untuk Piala Dunia 2026
Sandiaga Uno: AI, Green, Wellness, dan Kolaborasi Menjadi Kunci
SMAN 28 Bandung: 600 Minat, Belajar Sementara di SMAN 23
Temuan Batu Lingga Terbuka di Klaten, Aksara Terbaca
Keju di Makanan Cepat Saji: Manfaat, Bahaya, dan Cara Sehat
BBM Pertamax Naik Rp16.250, Pertalite Tetap Rp10.000
Maroko Hadapi Brasil 14 Juni 2026 di Piala Dunia
Marquinhos: Brazil Bakal Menang Piala Dunia 2026, Harapan Baru
