Hilirisasi Mineral RI Tembus Rp 206,5 Triliun

Hari W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Hilirisasi Mineral RI Tembus Rp 206,5 Triliun

Gambar atau konten salah?

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa investasi di sektor hilirisasi mineral sudah mencapai angka Rp 206,5 triliun pada paruh pertama tahun 2026. Angka ini disebut sebagai yang tertinggi jika dibandingkan dengan sektor hilirisasi lainnya.

"Pada semester 1 2026, realisasi hilirisasi mineral mencapai 206,5 triliun, terbesar dibanding sektor hilirisasi lainnya," kata Tri dalam acara 'Critical Minerals and Green Industrialization for Shared Prosperity in the Global South' yang disiarkan melalui YouTube Indef pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Tri juga menyampaikan bahwa proyek hilirisasi tidak lagi terpusat di Pulau Jawa. Kini, investasi sudah menyebar ke berbagai wilayah di luar Jawa. Total realisasi investasi hilirisasi di luar Pulau Jawa tercatat sekitar Rp 227 triliun.

"Selain itu, pada saat ini terdapat 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan nilai sekitar Rp 225 triliun yang tengah dikembangkan," ujarnya.

Di sektor minerba, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada tahun 2025 mencapai Rp 135 triliun. Sementara itu, hingga Juni 2026, realisasi PNBP sudah mencapai Rp 76 triliun.

Pada tahun 2025, investasi di sektor minerba tercatat sebesar US$ 6,7 miliar. Sektor ini juga menyerap 685.724 tenaga kerja secara langsung.

"Jadi jelas hilirisasi menghasilkan setidaknya empat dampak, yaitu nilai tambah yang meningkat, penerimaan negara menguat, investasi dan kesempatan kerja berkembang, serta yang paling penting adalah fondasi industri strategis nasional yang semakin terbentuk. Inilah yang kita maksud ketika menyebut hilirisasi sebagai salah satu mesin transformasi ekonomi di Indonesia," ujar Tri.

Data ini menunjukkan bahwa hilirisasi mineral telah menjadi salah satu sektor yang paling cepat berkembang di Indonesia. Investasi yang besar, terutama di luar Jawa, menandakan adanya pemerataan pembangunan. Peningkatan PNBP dan penyerapan tenaga kerja juga menjadi bukti nyata dampak positif dari kebijakan ini terhadap perekonomian nasional.

hilirisasi mineralinvestasiKementerian ESDMTri WinarnoPNBPtenaga kerjaIndonesia

Komentar

Memuat komentar...