Hujan Bisa Ubah Peta Balap WEC Sao Paulo
Gambar atau konten salah?
Tim WRT 32 memulai balapan dari posisi kesembilan di ajang 6 Hours of Sao Paulo. Meski begitu, Sean Gelael dan rekan-rekan setimnya masih percaya diri bisa meraih podium.
Sepanjang sesi Free Practice 1 hingga Hyperpole di kelas Hypercar, Sirkuit Interlagos tidak pernah diguyur hujan. Tapi ada satu hal yang menarik. Balapan 6 Hours of Sao Paulo diprediksi akan berlangsung di lintasan basah.
Prediksi hujan deras ini menjadi perhatian semua tim, terutama di kelas Hypercar. Masalahnya, ban Michelin yang digunakan memiliki pola kembangan yang tidak cukup dalam di bagian tengah. Akibatnya, ban kesulitan membuang air saat lintasan basah.
Ban Michelin itu sebenarnya sama untuk semua tim. Hanya satu jenis yang tersedia. Tidak ada opsi lain. Modifikasi pola alur ban hanya bisa dilakukan kalau Michelin memintanya dan sudah disetujui oleh para Steward.
Untuk kelas LMGT3, situasinya berbeda. Goodyear menyediakan ban dengan pola kembangan yang lebih dalam. Ban itu dinilai cukup mumpuni bahkan untuk kondisi basah ekstrem sekalipun.
Hujan bisa mengubah peta persaingan secara drastis. Tim yang tampil bagus di lintasan kering selama latihan dan kualifikasi belum tentu bisa mempertahankan performa di lintasan basah. Sebaliknya, tim yang kurang greget di kondisi kering justru bisa tampil mengejutkan saat hujan turun.
Pada sesi kualifikasi kelas LMGT3, Sabtu 11 Juli 2024, Team WRT 32 hanya mampu finis di posisi kesembilan.
Augusto Farfus, pebalap WRT 32 sekaligus jagoan tuan rumah, berharap hujan bisa membantu timnya selama balapan. "Belakangan ini memang kami mendapat hasil kurang baik di Interlagos, walau persiapan yang kami lakukan untuk mengembangkan BMW M4 GT3 sangat matang. Karena itu saya sangat ingin meraih minimal podium, syukur-syukur bisa menang," ujar Farfus.
Di kelas LMGT3, Heart of Racing Team #23 berhasil merebut pole position. Sementara itu, Cadillac mendominasi barisan depan kelas Hypercar dengan menempati posisi pertama dan kedua.
Balapan putaran keempat FIA WEC, 6 Hours of Sao Paulo, bisa disaksikan di YouTube KUY Entertainment dan situs gelaelized.com pada Minggu 12 Juli 2024 mulai pukul 21.30 WIB.
Kondisi cuaca menjadi faktor penentu yang tidak bisa diremehkan. Tim yang mampu beradaptasi cepat dengan lintasan basah punya peluang besar untuk melesat ke depan. Sebaliknya, tim yang hanya mengandalkan performa di lintasan kering bisa saja terpuruk. Ini bukan soal siapa yang tercepat di kondisi ideal, melainkan siapa yang paling siap menghadapi perubahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
