KOI Tinjau Langsung Venue Asian Games 2026
Gambar atau konten salah?
Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama tim Chef de Mission (CdM) telah melakukan kunjungan awal ke Jepang untuk memastikan segala sesuatunya siap.
Langkah pertama mereka adalah mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Kunjungan ini menunjukkan komitmen KOI untuk memastikan semua hal yang mendukung kontingen sudah siap. Mulai dari koordinasi dengan berbagai lembaga, mengecek kesiapan tempat pertandingan, tempat tinggal atlet, sistem logistik, hingga layanan kesehatan. Semua ini harus optimal sebelum kontingen Indonesia berangkat.
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan harapannya. "Kami ingin para atlet datang dengan tenang, percaya diri, dan dapat sepenuhnya fokus mengejar prestasi terbaik bagi Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ia menambahkan, "Kami percaya bahwa prestasi lahir dari persiapan yang matang. Karena itu, KOI berkomitmen memastikan tidak ada aspek nonteknis yang mengganggu perjuangan atlet."
Oktohari juga menjelaskan target sederhana dari persiapan ini. "Target kami sederhana, yaitu memberikan lingkungan terbaik agar setiap atlet Indonesia memiliki kesempatan maksimal untuk tampil optimal sehingga Indonesia Raya berkumandang lebih sering dan Merah Putih berkibar lebih tinggi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026," katanya.
Delegasi tidak hanya datang untuk bersilaturahmi. Mereka juga meninjau langsung kesiapan penyelenggaraan. Tim melakukan inspeksi ke beberapa fasilitas yang akan dipakai atlet Indonesia. Tempat-tempat yang dikunjungi antara lain venue pertandingan, rumah sakit rujukan untuk atlet, serta beberapa lokasi alternatif untuk athlete village dan akomodasi kontingen.
Selain meninjau fasilitas fisik, delegasi Indonesia juga mengadakan diskusi. Mereka membahas alur logistik, transportasi, dukungan medis, dan berbagai hal operasional lainnya. Tujuannya satu: memastikan semua kebutuhan kontingen berjalan lancar tanpa hambatan.
Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menegaskan pentingnya kunjungan awal ini. Menurutnya, ini menjadi fondasi untuk mempersiapkan semua kebutuhan kontingen secara detail. "Kami telah meninjau langsung kesiapan beberapa venue pertandingan, memastikan kelayakan athletes village, hingga berdiskusi mengenai alur logistik dan dukungan medis di lapangan," jelasnya.
Todotua juga menyebutkan hasil koordinasi dengan panitia penyelenggara Aichi-Nagoya (AINAGOC) dan otoritas setempat. "Dari rangkaian koordinasi dengan panitia Aichi-Nagoya (AINAGOC) serta otoritas setempat, kami memastikan bahwa Indonesia tidak hanya siap berpartisipasi, tapi siap meminimalisir segala potensi kendala non-teknis," katanya.
Ia menekankan persiapan yang sangat detail. "Kami coba persiapkan segalanya sedetail mungkin dari sekarang agar tercipta zero mistake saat kontingen tiba. Kami ingin memastikan saat para atlet menginjakkan kaki di Jepang pada September nanti, mereka hanya perlu memikirkan satu hal, yakni memberikan performa terbaik untuk Merah Putih," kata Todotua.
Kunjungan ini adalah bagian dari persiapan panjang. Fokusnya bukan hanya pada kemampuan bertanding atlet, tetapi juga pada semua hal di luar lapangan yang bisa mempengaruhi performa. Dengan mengecek langsung venue, akomodasi, dan logistik, tim berharap atlet bisa tiba di Jepang dengan pikiran tenang dan siap bersaing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sprint Sachsenring: Digia Sebut Membuntuti Lawan Mimpi Buruk
Roundhouse Kick McGregor Bikin Kaki Cedera, Kalah 69 Detik
McGregor KO 69 Detik, Cedera Lutut Bikin Kalah
Marquez Minta Ejekan Cedera Bezzecchi Dihentikan
Marc Marquez Kuasai Sachsenring, Siap Juara MotoGP Jerman 2026
Bekasi Siap Gelar Kejurnas Muaythai 2026, 500 Atlet Berlaga
Berita Terbaru
KOI Tinjau Langsung Venue Asian Games 2026
Argentina ke Semifinal usai Swiss Kena Kartu Merah
JisuLife Ultra 2: Kipas Portabel untuk Pekerja Remote
Prabowo Tantang 3 Menteri Bangun PLTS 100 GW dalam 2 Tahun
BRI dan tiket.com: Potongan Rp125.000 Tiket Kereta
Gus Yahya Bahagia Muktamar NU di Tambakberas
Lonjakan Penumpang KAI di Surabaya Capai 39.320 Orang
