Hujan Meteor Lyrids 22-23 April 2026: 10‑20 Bintang Jatuh
Gambar atau konten salah?
Hujan meteor Lyrids akan menambah keindahan langit Indonesia pada 22-23 April 2026. Fenomena ini, meski terjadi setiap tahun, merupakan hujan meteor tertua yang pernah tercatat. Menurut catatan NASA, Lyrids sudah diamati sejak tahun 687 SM oleh astronom di Tiongkok, sehingga sudah lebih dari 2.700 tahun manusia melihatnya.
Hujan meteor Lyrids dikenal cepat dan terang. Puncak aktivitasnya jatuh pada waktu yang sangat cocok bagi pengamat di Indonesia. Pada malam 22 April 2026, diperkirakan akan muncul sekitar 10 hingga 20 meteor per jam. Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah dini hari, mulai 02.00 WIB hingga menjelang matahari terbit.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, NASA menyarankan mencari tempat yang jauh dari pencahayaan kota. Pilih area terbuka atau pinggiran kota. Setelah itu, berbaringlah dengan pandangan luas ke langit. Alasan sederhana: mata manusia butuh 20‑30 menit untuk menyesuaikan diri dengan gelap. Bila sudah berada di tempat yang gelap, cukup tunggu sampai hujan meteor Lyrids mulai muncul di langit malam.
Dengan persiapan yang tepat, para pengamat bisa menikmati keindahan meteor yang bersinar cepat di atas Indonesia. Perhatikan waktu dan tempat yang ideal, dan nikmati langit yang dipenuhi bintang jatuh.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Derbi Iberia Panas: Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia
Pria China Tegur Pengunjung Bawa Babi dan Anjing di Restoran Halal
Spanyol vs Portugal: Duel Sengit di Babak 16 Besar
Trump Ucapkan Terima Kasih FIFA Cabut Kartu Merah Balogun
JPPI: SPMB 2026 Gagal Jamin Hak Pendidikan Anak
Kapolda Cek Armada Baru Ditpolairud Sulbar
BonCengan Motor Jatuh, Tertabrak Truk Tronton, Wanita Tewas
