Ibnu Riza Pradipto Terpilih Ulang Ketua IESPA 2026‑2031
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 06 Juni 2026, Ibnu Riza Pradipto kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) untuk periode kedua masa bakti 2026 - 2031. Ia langsung memimpin penyusunan kepengurusan baru.
Di saat yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melantik kepengurusan IESPA periode terbaru. Langkah ini menandai komitmen pemerintah terhadap perkembangan esports di tanah air.
Ibnu menyatakan, Tapi sampai detik ini kita sudah menghasilkan perputaran ekonomi sebagai subsektor ekonomi kreatif dengan angka 1,6 miliar dolar Amerika Serikat, menegaskan bahwa olahraga digital ini telah menciptakan nilai ekonomi yang signifikan.
Ia juga menginformasikan bahwa IESPA telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai mitra strategis untuk pengembangan industri game di Kemenkraf. MOU tersebut membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Ibnu menegaskan, “Jadi kita sangat komit untuk ini. Kita tidak mau terhenti hanya melihat, mungkin yang lalu-lalu kita lihat atlet-atlet saja. Tapi di hari ini saya tegaskan untuk mengembangkan seluruh stakeholder dan juga pelaku Esports,” menekankan pentingnya melibatkan semua pihak dalam ekosistem.
Ia menambahkan, “Mungkin dulu Esports hanyalah permainan, hanyalah rekreasi. Tapi saya tahu sekarang sudah bisa menjadi prestasi dan profesi. Jadi opportunity itu harus dikembangkan dari kabupaten, kota, sampai dengan provinsi,” menyoroti potensi pertumbuhan di tingkat lokal.
Industri Esports di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini tidak hanya terlihat dari kualitas pemain dan turnamen, tetapi juga pengakuan Esports sebagai subsektor ekonomi kreatif yang krusial.
Erick menyatakan, “Saya percaya bahwa pertumbuhan olahraga prestasi, pemberdayaan olahraga di masyarakat, sport industri, sport tourism itu tidak mungkin hanya mengandalkan government spending. Esport ini bisa tumbuh subur apabila privat sector berinvestasi dan mendorong sehingga ada daya beli dan seimbang,” menekankan peran sektor swasta.
Ia menutup dengan harapan akan sinergi antara Kemenpora, KOI, KONI, Dispora, pemda dan pemberdayaan ekonomi industri olahraga. “Saya mengundang IESPA menjadi bagian dari Indonesia Sports Summit tahun ini dan menjadi bagian reformasi, transformasi olahraga nasional yang diharapkan Bapak Presiden,” ujarnya.
Perubahan ini menandai langkah penting bagi pengembangan esports di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, sektor swasta, dan semua stakeholder, olahraga digital ini berpotensi tumbuh menjadi industri yang kuat dan berkelanjutan, memberi peluang bagi atlet, pengembang, dan masyarakat luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Marc Marquez Raih Kemenangan di MotoGP 2026 Hungaria
Insiden MotoGP Hungaria: Bezzecchi Jatuh, 3 Rider Terhenti
Veda Ega Pratama Tertinggal Klasemen Moto3 2026 Setelah Hung
Marc Marquez Pimpin Balaton, Siap Menang MotoGP Hungaria
Kuiz MotoGP 2026: 3 Pemenang Raih Rp 750 Ribu & Sisi Siluet
Aldeguer Gagal Podium, Marquez Menang Sprint Hungaria
Berita Terbaru
Campus League Basketball 2026 Dimulai di UPH Tangerang
Surabaya Kota Bawah: Jejak Kolonial di Jembatan Merah
Marc Pubill Masuk Skuad Spanyol Piala Dunia 2026 Bola
Kalbe: Gula Tidak Harus Dihindari, Cukup Kontrol Asupan
Tradisi Minum Susu 1 Muharram: Fakta dan Panduan Kisah
Garuda Muda Raih Semifinal AFF U-19, Kalah Vietnam 1‑1
Polda Papua Evakuasi Bom Mortir Temukan di Jayapura
Tulungagung Tangani 4.498 Kasus HIV, 1.298 Kematian
Ibnu Riza Pradipto Terpilih Ulang Ketua IESPA 2026‑2031
