IHSG Anjlok ke Level 2016, Terendah dalam Satu Dekade

Dwi H. · 2 min baca · 36 menit lalu · 10 dibaca
Bisik.id
IHSG Anjlok ke Level 2016, Terendah dalam Satu Dekade

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini. Sepanjang hari, IHSG terus melemah dan tak mampu bangkit dari bawah level 4.900an.

Berdasarkan data RTI pada Senin, 19 Oktober 2026, IHSG anjlok 188,49 poin atau 3,96 persen ke posisi 5.936,14. Sejak awal sesi perdagangan, indeks sudah dibuka dengan pelemahan di level 4.961,87. Puncak tertingginya hanya mencapai 5.012,86, sementara titik terendah menyentuh 4.907,37.

Total nilai transaksi hari ini tercatat Rp 25,15 triliun. Sebanyak 33,08 miliar lembar saham diperdagangkan dalam 1.621.799 kali transaksi. Dari seluruh saham yang tercatat, 656 saham melemah, 100 saham menguat, dan 43 saham stagnan.

Pelemahan ini bukan hanya harian. Secara mingguan, IHSG sudah turun 15,83 persen. Dalam sebulan terakhir, indeks minus 21,74 persen. Lebih jauh lagi, dalam enam bulan terakhir IHSG tercatat turun 28,32 persen. Secara year to date, indeks anjlok hingga 42,22 persen.

Pelemahan IHSG hari ini merupakan kelanjutan dari respons pasar terhadap pengumuman MSCI pada Jumat, 19 Oktober kemarin. Akibatnya, IHSG kini berada di level terendah dalam satu dekade terakhir.

Menurut data Stockbit, posisi IHSG saat ini setara dengan level indeks pada 2016. Saat itu, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tengah menjalani tahun kedua masa jabatan pertamanya. Pada 6 Juli 2015, IHSG melemah 1,33 persen ke level 4.916,74.

Di era yang sama, IHSG juga sempat terpuruk saat awal pandemi Covid-19. Pada 12 Maret 2020, indeks saham melemah 5,01 persen ke level 4.895,75.

Jauh sebelum itu, level IHSG saat ini setara dengan All Time High (ATH) yang pernah dicapai pada akhir kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tepatnya pada 2 April 2013, IHSG menguat 0,40 persen ke level 4.919,43.

Pelemahan IHSG hari ini membawa indeks kembali ke level yang terakhir kali terlihat hampir satu dekade lalu. Pasar merespons pengumuman MSCI dengan aksi jual besar-besaran, mengirim IHSG ke zona merah yang cukup dalam. Ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap keputusan lembaga pemeringkat internasional.

IHSGanjlokzona merahpelemahanMSCIpasar sahamdekade

Komentar

Memuat komentar...