IHSG Ditutup Hijau di 5.943, Sentuh Level 6.000 Sebelum Koreksi
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026. Meskipun sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi, indeks akhirnya menguat 17,05 poin atau 0,29% ke level 5.943,02.
Sepanjang hari perdagangan, IHSG dibuka di level 5.940,68. Posisi tertinggi yang sempat disentuh indeks berada di angka 6.009,96, sementara level terendahnya tercatat di 5.906,74. Artinya, pergerakan indeks cukup dinamis dan sempat menyentuh area psikologis 6.000 sebelum akhirnya terkoreksi ke level penutupan.
Dari sisi aktivitas pasar, volume transaksi mencapai 31,10 miliar saham dengan nilai turnover Rp 10,95 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1.489.540 kali. Kondisi pasar menunjukkan tekanan yang cukup merata—sebanyak 280 saham menguat, sementara 321 saham justru melemah, dan 194 saham lainnya stagnan.
Sementara itu, pergerakan bursa Asia lainnya cenderung bervariasi. Hang Seng Index melemah tipis 0,13%, Shanghai Composite Index turun lebih dalam 0,88%, sedangkan Nikkei justru mencatat penguatan tipis 0,10%.
Pelemahan yang lebih banyak terjadi pada jumlah saham dibandingkan penguatan menunjukkan bahwa kenaikan IHSG kali ini lebih didorong oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar, bukan oleh kekuatan pasar secara keseluruhan. Kondisi ini patut dicermati pelaku pasar, karena indeks yang naik belum tentu mencerminkan sentimen positif yang merata di semua sektor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI Rilis 19 Saham Baru Masuk Kategori HSC
BUMI Bungkam Isu Beli Tambang Kideco US$1 Miliar
Bank of America Didenda Rp 21 Triliun Gagal Lapor Transaksi Mencurigakan
IHSG Pagi Ini Berbalik Melemah Setelah Sempat Menguat
Dolar AS Tembus Rp 17.900, Rupiah Terus Tertekan
RUPSLB GOTO Setujui Penarikan 32 Miliar Saham Tresuri
Berita Terbaru
Bahlil: Stok BBM Nasional Aman, Distribusi di Bali yang Terkendala
PLN Ganti Dirut, Suroso Isnandar Gantikan Darmawan Prasodjo
Danantara Minta Maaf ke Pelanggan PLN Batam atas Gangguan Listrik
PLN Tunjuk Suroso Isnandar Jadi Dirut Gantikan Darmawan
BEI Rilis 19 Saham Baru Masuk Kategori HSC
BUMI Bungkam Isu Beli Tambang Kideco US$1 Miliar
