IHSG Ditutup Melemah ke 5.925, Tekanan Jual Masih Mendominasi
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini. Setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi, indeks akhirnya terpantau melemah tipis dan bertengger di kisaran level 5.900-an.
Berdasarkan data RTI Business pada Selasa, 13 Oktober 2026, IHSG ditutup di level 5.925,9 atau turun 0,17% dari posisi pembukaan. Indeks memulai perdagangan di angka 5.914,9 dan sempat menyentuh level tertingginya di 5.930,0. Namun, tekanan jual yang muncul di tengah sesi membuat indeks sempat jatuh ke titik terendah hariannya di level 5.828,6 sebelum akhirnya kembali merangkak naik menjelang penutupan.
Sepanjang hari, tercatat volume transaksi mencapai 36.511 miliar saham dengan total nilai perdagangan sebesar Rp 10.749 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi hari ini tercatat sebanyak 1.473.133 kali.
Kondisi pasar hari ini tidak sepenuhnya negatif. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 336 saham tercatat menguat, sementara 290 saham lainnya melemah. Adapun 168 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.
Pelemahan ini bukan hanya terjadi secara harian. Secara mingguan, IHSG tercatat melemah cukup dalam hingga 4,31%. Sementara itu, jika dilihat dari rentang waktu bulanan, indeks juga mengalami penurunan sebesar 8,27%. Kondisi berbeda terlihat pada kinerja tiga bulanan yang masih mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,03%. Namun, dalam enam bulan terakhir, IHSG justru terkoreksi signifikan hingga 15,92%.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada sedikit perbaikan dalam jangka pendek, tren penurunan masih mendominasi pergerakan indeks dalam beberapa bulan terakhir. Tekanan jual yang berkelanjutan membuat pasar sulit untuk bangkit, dan investor tampaknya masih cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Terjun Bebas, Jauhi Level 6.000 di Awal Perdagangan
Dolar AS Menguat ke Rp 17.948 Pagi Ini
BUMI Angkat Bicara Soal Rumor Beli Tambang Kideco
BCA Digital Luncurkan Buku Rekor MURI dari 50 Karya Jurnalis
BTPN Syariah Siap Buyback Saham Rp1 Triliun
Arsjad: Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup, Rakyat Harus Rasakan Manfaatnya
Berita Terbaru
Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan BBM di Bali, Kirim 24 Jam
Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi
PLN Dukung Kopdes Merah Putih Jadi Titik Bayar Listrik
Pelatihan Brevet Pajak AB Siap Bekali Praktik Perpajakan
IHSG Terjun Bebas, Jauhi Level 6.000 di Awal Perdagangan
Dolar AS Menguat ke Rp 17.948 Pagi Ini
