IHSG Naik 7.598,79 Poin Karena Blokade Selat Hormuz
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hari ini dengan warna hijau, mencapai 7.598,79 poin. Pagi ini, pasar menanggapi kabar gagal negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, yang berujung pada blokade Selat Hormuz oleh pihak AS.
Menurut data perdagangan RTI, pada pukul 9.05 WIB, IHSG telah menguat 109,23 poin, setara 1,46 % ke level 7.609,42.
Mayoritas saham mengalami kenaikan. Terdapat 420 saham yang naik pada pembukaan, 95 saham turun, dan sekitar 192 saham tidak bergerak.
Nilai tertinggi tercatat 7.613,87, sedangkan nilai terendah hanya 7.592,74. Volume perdagangan mencapai 3,12 miliar saham, dengan perputaran uang sebesar Rp 1,78 triliun dan frekuensi transaksi 200.516 kali.
Secara mingguan, IHSG naik 9,16 %, dan bulanan naik 3,71 %. Namun, sejak awal tahun hingga kini, indeks masih turun 12 % year‑to‑date.
Pergerakan pasar menunjukkan ketegangan jangka pendek, sementara tren jangka panjang tetap melemah.
Para pelaku pasar memperhatikan perkembangan geopolitik di Timur Tengah, karena ketidakpastian ini dapat memengaruhi harga energi dan sektor keuangan global.
Sementara itu, investor menilai risiko tetap tinggi kecil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Kimia Farma Balikkan Kerugian, Capai Laba Rp123,63 Miliar
Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Tegaskan Tanpa Toleransi Korupsi
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
