IHSG Turun 6.989,43: Asing Jual Bersih, Infrastruktur Lahan

Dwi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun 6.989,43: Asing Jual Bersih, Infrastruktur Lahan

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pada level 6.989,43 di hari Senin, 06 April 2024, turun 0,53% setelah tekanan jual dari investor asing.

Di sisi pergerakan saham, beberapa perusahaan masih mencatat kenaikan signifikan. AMMN naik 6,91%, MSIN melonjak 16,17%, dan BUMI menguat 6,14%. Sebaliknya, DSSA turun 9,34%, BREN melemah 9,17%, dan BYAN terkoreksi 5,87%, menambah beban pada indeks.

Investor asing mencatat jual bersih (net sell) sebesar Rp611,26 miliar di pasar reguler dan Rp622,92 miliar di seluruh pasar.

Di tingkat sektor, mayoritas berada di zona merah. Delapan dari sebelas sektor melemah, dengan sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 0,92%. Sektor cyclicals justru menguat paling tinggi, mencapai 2,26%.

Di pasar global, bursa saham Amerika Serikat menutup menguat. Dow Jones naik 0,36% ke 46.669, S&P 500 menguat 0,44% ke 6.611, dan Nasdaq naik 0,54% ke 21.996. Penguatan ini didukung data PMI ISM sektor jasa yang menunjukkan ekonomi AS masih tumbuh pada Maret 2024.

Meski demikian, sentimen positif global belum mampu mendorong pasar domestik. IHSG masih tertekan oleh kekhawatiran kondisi ekonomi dan fiskal, terutama dampak gangguan pasokan akibat konflik Iran di sektor migas. Hal ini tercermin dari pelemahan ETF EIDO sebesar 1,03% dan indeks MSCI Indonesia turun 0,61%.

Berita emitent: Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) membukukan laba bersih Rp 2,11 triliun pada 2025, relatif stabil dibandingkan Rp 2,10 triliun pada tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan naik 2,43% menjadi Rp 9,53 triliun, didorong bisnis utama penyewaan menara telekomunikasi yang menyumbang Rp 8,83 triliun. Namun, beban pokok pendapatan ikut meningkat 4,90% menjadi Rp 4,72 triliun. Secara teknikal, saham MTEL berpeluang menguat dalam jangka pendek menuju level Rp 630 setelah muncul pola doji.

Di sisi lain, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menaikkan nilai buyback saham menjadi Rp 5 triliun dari sebelumnya Rp 4 triliun. Kebijakan ini diperkirakan hanya memberikan tambahan terbatas pada laba per saham (EPS), dari US$ 0,015 menjadi US$ 0,016. Ekuitas perusahaan berpotensi turun menjadi US$ 4,70 juta dari US$ 5,00 juta. Rencana buyback ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPS pada 17 April 2024, dengan pelaksanaan dimulai 18 April 2024 selama 12 bulan. Secara pergerakan saham, ADRO masih berada dalam tren naik, namun cenderung bergerak mendatar di kisaran Rp 2.450 hingga Rp 2.570.

Rekomendasi saham hari ini:

  • BIPI – Buy 216–220 | TP 228–238 | SL 202
  • BRPT – Buy 1340–1350 | TP 1375–1435 | SL 1255
  • BNBR – Buy 111–113 | TP 116–119 | SL 107
  • TINS – Buy 3540–3560 | TP 3610–3660 | SL 3340
  • AYAM – Buy 308–312 | TP 318–324 | SL 292

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Secara keseluruhan, pasar domestik masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, meskipun ada sinyal positif di pasar global. Investor harus tetap waspada terhadap perubahan kondisi pasar dan menyesuaikan strategi investasi mereka.

IHSGInvestor asingSektor infrastrukturDow JonesDayamitra TelekomunikasiBuybackGeopolitik

Komentar

Memuat komentar...