Imam Hidayat Maafkan Gangguan Jalan Sehat 1 Muharram

Eko P. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Imam Hidayat Maafkan Gangguan Jalan Sehat 1 Muharram

Gambar atau konten salah?

Imam Hidayat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pada 16 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa antusiasme yang tinggi menjadi energi positif sekaligus bahan evaluasi penting bagi Pemprov Jatim.

“Antusiasme masyarakat yang begitu besar tentu kami syukuri. Namun berbagai dinamika yang terjadi di lapangan akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar ke depan pelaksanaan kegiatan serupa dapat berjalan lebih baik,” kata Imam Hidayat di masjid.

Dalam sambutannya, ia menyatakan, “Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pelaksanaan Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah hari ini.”

Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi tim di lapangan menunjukkan masih tersisa sekitar 6.700 kupon undian dan 10.000 paket makanan ringan yang belum sempat terdistribusi, meski telah disiapkan di pos-pos rute jalan sehat.

“Perlu kami sampaikan bahwa sisa kupon undian dan paket makanan ringan tersebut sebenarnya telah disiapkan di pos-pos yang dilewati oleh para peserta. Dan tim di lapangan telah memastikan semua peserta yang melewati pos-pos mendapatkan kupon beserta paket makanan ringan,” jelasnya.

Namun, setelah semua peserta melewati pos, masih tersisa kupon dan paket makanan ringan. Imam Hidayat menjelaskan, “Kami lakukan pengecekan, dan memastikan semua peserta yang melintas sudah mendapat semua. Jadi hasil pengecekan tim di lapangan, ada sejumlah warga yang memang tidak mengikuti prosedur tersebut, sehingga tidak mendapatkan kupon dan paket makanan ringan.”

Ia menegaskan bahwa semua peserta yang telah mengikuti jalan sehat sesuai prosedur panitia telah mendapatkan kupon dan paket makanan ringan. Meski diwarnai kendala teknis di lapangan, ia mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap hadir untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, Jalan Sehat 1 Muharram tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, melainkan momentum memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. Ia menuturkan, “Hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan hanya perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi transformasi menuju kualitas kehidupan yang lebih mulia. Hijrah dari pesimisme menuju optimisme, dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari pola hidup yang kurang sehat menuju gaya hidup yang lebih berkualitas.”

Imam juga menjelaskan bahwa Pemprov Jatim telah melakukan evaluasi awal terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa seluruh petugas lapangan telah dibekali Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana pelaksanaan event-event sebelumnya. Namun, tingginya antusiasme masyarakat dan dinamika pergerakan peserta di lapangan menyebabkan terjadinya kepadatan di sejumlah titik.

Ia menegaskan, “Kami telah menyiapkan petugas dengan SOP yang selama ini diterapkan pada berbagai kegiatan serupa. Namun memang terdapat dinamika di lapangan yang menyebabkan penumpukan massa pada beberapa titik tertentu.”

Selama proses evaluasi, seluruh logistik, baik kupon maupun paket makanan, telah diamankan dan dikembalikan ke posko utama untuk dilakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut. Imam Hidayat menekankan, “Kami memahami adanya harapan masyarakat untuk mendapatkan seluruh layanan dan fasilitas yang telah disiapkan. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan akan melakukan evaluasi secara komprehensif agar distribusi logistik maupun pengaturan arus peserta dapat lebih optimal di masa mendatang.”

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut panitia telah menerjunkan sekitar 150 personel internal yang dibantu oleh berbagai unsur pendukung, termasuk pengelola Islamic Center, untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Imam Hidayat memastikan bahwa berbagai hadiah yang belum sempat dibagikan tidak akan hangus, melainkan akan dialokasikan kembali untuk memeriahkan agenda-agenda besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berikutnya. Ia menegaskan, “Seluruh hadiah tetap kami amankan dan akan digunakan kembali pada event-event besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendatang. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar seluruh dukungan dan partisipasi masyarakat tetap mendapatkan apresiasi yang terbaik.”

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pelajaran penting sekaligus momentum introspeksi bagi seluruh panitia untuk memperkuat manajemen kerumunan (crowd management), pengaturan jalur peserta, hingga sistem distribusi logistik. Ia menutup pernyataannya, “Bagi kami, ini menjadi momen untuk bermuhasabah dan mengevaluasi apa yang masih kurang pada pelaksanaan hari ini. Kami akan melakukan perbaikan menyeluruh agar ke depan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.”

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tetap menjadi energi positif untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Kesimpulannya, Pemprov Jatim menegaskan komitmen untuk memperbaiki pelaksanaan acara serupa di masa depan, menyesuaikan prosedur distribusi, dan meningkatkan manajemen kerumunan. Dengan demikian, acara Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah dapat lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua peserta.

Jalan Sehat 1 MuharramPemprov JatimKupon UndianDistribusi LogistikManajemen KerumunanTahun Baru Islam 1448Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Komentar

Memuat komentar...