Indonesia Perkuat Posisi di Pameran Kuliner Global FHTB 2026

Rudi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Indonesia Perkuat Posisi di Pameran Kuliner Global FHTB 2026

Gambar atau konten salah?

Food, Hotel & Tourism Bali 2026 (FHTB 2026) akan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada tanggal 28‑30 April 2026. Acara ini menampilkan pameran kuliner, hotel, dan pariwisata berskala global.

Partisipasi Indonesia di pameran ini dianggap sebagai langkah konkret memperkuat posisi negara dalam rantai industri kuliner dunia. Dengan menampilkan produk lokal di panggung internasional, diharapkan daya saing produk Indonesia di pasar global meningkat.

Menurut data, nilai pasar industri makanan dan minuman diproyeksikan mencapai 4,346 miliar dolar AS pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan 10,79 %. Angka ini menandakan potensi yang semakin menjanjikan bagi para pelaku industri.

FHTB 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, melainkan juga ruang business matching, perluasan jejaring, dan pertukaran pengetahuan antar pelaku. Hal ini memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah untuk menjalin kemitraan strategis serta membuka jalur ekspor.

Melalui ajang ini, pelaku usaha mendapatkan akses promosi serta peluang konkret untuk membangun kemitraan, membuka jalur ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri kuliner dunia,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

Perkembangan positif sektor pariwisata turut membuka peluang bagi ekonomi kreatif. Pada tahun 2023, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 11,68 juta, dengan Bali menjadi destinasi utama yang menarik 5,25 juta pengunjung.

Jumlah wisatawan ini menciptakan pasar potensial bagi subsektor kuliner dan ekonomi kreatif lainnya. Dengan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan eksposur produk, dan menyajikan pengalaman berbasis kreativitas, destinasi dapat menambah nilai tambah bagi pengunjung.

Secara keseluruhan, partisipasi Indonesia di FHTB 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas produk lokal, tetapi juga memperkuat jaringan internasional dan membuka peluang ekspor bagi industri kuliner Indonesia.

Food, Hotel & Tourism Bali 2026Bali Nusa Dua Convention Centerpameran kulinerindustri makanan & minumaneksporpariwisataekonomi kreatif

Komentar

Memuat komentar...