Indonesia Raih Devisa Rp 1.100 Triliun dari 3 Komoditas

Ani R. · 1 min baca · 15 hari lalu · 50 dibaca
Bisik.id
Indonesia Raih Devisa Rp 1.100 Triliun dari 3 Komoditas

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia memperoleh devisa besar hanya dari tiga komoditas ekspor utama.

Jumlah devisa yang dihasilkan mencapai Rp 1.100 triliun per tahun, angka yang tidak bisa dianggap remeh.

Komoditas pertama adalah kelapa sawit. Indonesia memimpin dunia sebagai pengekspor kelapa sawit, dengan devisa ekspor mencapai Rp 391 triliun per tahun pada 2025.

“Saudara-saudara sekalian, Indonesia adalah pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Devisa ekspor minyak kelapa sawit mencapai US$ 23 miliar, setara dengan Rp 391 triliun pada tahun 2025,” ujar Prabowo saat menyampaikan KEM-PPKF RAPBN tahun 2027, Rabu (20 Mei 2026).

Prabowo juga menyoroti batu bara. Ekspor batu bara Indonesia menjadi terbesar di dunia, menghasilkan devisa US$ 30 miliar atau Rp 510 triliun pada 2025.

Selain itu, Indonesia menempati posisi eksportir paduan besi atau ferro-alloys terbesar. Devisa ekspor paduan besi mencapai US$ 16 miliar, setara Rp 272 triliun pada 2025.

“Tiga komoditas strategis ini menghasilkan devisa lebih dari US$ 65 miliar, setara dengan Rp 1.100 triliun per tahun,” tegas Prabowo.

Dengan tiga produk utama, Indonesia menegaskan posisi di pasar global, menambah stabilitas ekonomi nasional.

Prabowo Subiantodevisakelapa sawitbatu barapaduan besiRAPBN 2027eksporekonomi nasional

Komentar

Memuat komentar...