I Wayan Sutama: Dari Peternak Jadi Pengusaha Bengkel Mobil
Gambar atau konten salah?
Jatuh bangun adalah istilah yang sering dipakai ketika seseorang memulai usaha. Begitulah kisah I Wayan Sutama, pemilik Bengkel Mobil Autotama di Karangasem, Bali. Ia adalah lulusan sarjana peternakan yang awalnya berbisnis hasil pertanian dan peternakan.
Meski tidak memiliki latar belakang otomotif, Sutama tertarik membuka bengkel karena hobi memperbaiki mobil keluarga. Pada 2004, ia memutuskan untuk membuka bengkel meski masih memiliki keterbatasan di bidang tersebut. Ia berkata, “Kita berbagi, ada pertanian ada bengkel, dalam desain ekonomi kan jangan hanya menaruh dalam satu keranjang. Akhirnya 2004 saya memutuskan membuka bengkel dengan segala keterbatasan di bidang otomotif,”.
Awalnya, bengkel dimulai dengan empat karyawan: satu orang admin dan tiga mekanik. Seiring berjalannya waktu, Sutama menemukan adanya kecurangan di antara karyawan. Ia memutuskan untuk memberhentikan kepala mekanik, namun karyawan lain pun ikut berhenti. Ia mengakui, “Saya berhentikan kepalanya, ternyata gerbongnya dia juga ikut berhenti. Akhirnya semuanya hilang dan saya merekrut lagi.”
Setelah merekrut kembali, Sutama perlahan membangun kembali bisnisnya. Namun, pada masa itu, kepala bengkel yang direkturnya juga berhenti dan membawa gerbong ke bengkel lain. Selama kurang lebih empat tahun, ia mengalami pasang surut dalam usaha bengkel mobil.
Perubahan besar datang ketika ia membaca buku tentang manajemen bengkel roda empat. Salah satu bagian buku tersebut membahas Yayasan Astra. Pada 2009, Sutama mengirim email ke Yayasan Astra dan mendapat respons. Ia kemudian mengirim mekaniknya untuk mengikuti pelatihan di Yayasan Astra. Pada 2010, karyawannya mendapatkan pelatihan manajemen bengkel mobil, dan sejak itu Bengkel Autotama menjadi binaan Yayasan Astra.
Selain pelatihan, Sutama turut serta dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Astra untuk meningkatkan kemampuan karyawannya. Ia menambahkan, “Jadi mulai 2009 saya mulai ada kenaikan sehingga mulai membuka cabang pada 2013 dan 2017, jalan semua, dan mudah‑mudahan 2026 buka cabang lagi.”
Hingga kini, Bengkel Mobil Autotama mengelola 49 karyawan. Melalui Yayasan Astra, Sutama dapat mengenal mitra‑mitra bisnis dan mendapatkan pasokan suku cadang melalui distributor resmi Astra.
Dalam perjalanan bisnisnya, Sutama menunjukkan ketekunan dan kemampuan belajar strategi baru. Dari peternak menjadi pengusaha bengkel, ia menegaskan pentingnya tidak bergantung pada satu bidang saja. Melalui kerja keras, pelatihan, dan kemitraan, ia berhasil mengatasi tantangan dan menumbuhkan usaha bengkelnya menjadi lebih besar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Pertimbangkan Angkat KSPI Said Iqbal ke Kabinet
PGN Layanan Mata Gratis: 300 Peserta Diperiksa Jakarta
Prabowo Kunjungi Danantara untuk Fokus AI dan Robotik
Nanik Deyang Dilantik Kepala BGN, Fokus Makan Bergizi
Indonesia Bertemu S&P: Fokus Rating dan Defisit 3%
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Pergantian Menkeu, Fokus Koordinasi
Berita Terbaru
Batam Siapkan Jalan & Landfill TPA Telaga Punggur, Rp45,45 M
Jadwal Sholat Jumat 5 Juni 2026 Lengkap di Jawa Timur
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 di Jakarta, 5‑6 Juni
Kevin Diks: Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Oman
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Afni‑Syamsurizal: Tahun Pertama Menurunkan Utang Siak
Medan Gelar Gemes 27‑30 Juni 2026 Rp 2,5 Miliar APBD 2026
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
