KAI Setuju Jembatan Baru di Medan Polonia, Warga Bebas Pipa

Arif S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
KAI Setuju Jembatan Baru di Medan Polonia, Warga Bebas Pipa

Gambar atau konten salah?

PT KAI Divre I Sumut telah menyetujui rencana pembangunan jembatan di kawasan Gang Damai, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Medan Polonia. Sebelumnya, warga harus melintas melalui pipa air karena jembatan yang ada sudah rusak.

Menurut Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, lokasi rencana pembangunan berada di kilometer 5+800, yang merupakan bagian dari lintas nonaktif antara Stasiun Medan menuju eks Stasiun Pancur Batu.

“Terkait rencana penggunaan lahan tersebut untuk pembangunan jembatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi, pada prinsipnya KAI Divre I Sumatera Utara siap berkolaborasi dengan Pemkot Medan dengan tetap mengedepankan tata kelola yang sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG),” ungkap Anwar usai pertemuan di Kantor Bappeda Medan pada 23 April 2026.

Rencana pembangunan jembatan ini diproyeksikan untuk memfasilitasi kebutuhan mobilitas masyarakat di sekitar lokasi. Anwar menambahkan bahwa karena status lahan tercatat sebagai aset resmi KAI, penggunaan lahan oleh Pemkot Medan nantinya dapat dilakukan melalui mekanisme kerja sama pengelolaan aset. “Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses administratif tetap berada dalam jalur regulasi yang berlaku,” tambahnya.

Jalur nonaktif antara Stasiun Medan hingga eks Stasiun Pancur Batu dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan telah beroperasi sejak tahun 1907. Pada awal abad ke-20, lintas ini memiliki peran vital dalam mendistribusikan komoditas unggulan Sumatera Utara seperti tembakau, karet, lateks, dan hasil perkebunan lainnya, selain juga melayani angkutan penumpang.

“Operasional jalur ini kemudian dihentikan secara resmi pada akhir tahun 1970-an seiring dengan berubahnya lanskap perkebunan yang berdampak pada penurunan produksi angkutan, serta semakin berkembangnya moda transportasi jalan raya di wilayah tersebut,” jelas Anwar.

Dengan rencana jembatan ini, PT KAI Divre I Sumut dan Pemerintah Kota Medan berupaya memperbaiki infrastruktur yang telah lama terabaikan, sambil memanfaatkan sejarah jalur kereta api yang pernah menjadi tulang punggung distribusi barang dan penumpang di wilayah tersebut.

PT KAIDivre I SumutJembatan MedanLintas NonaktifDeli Spoorweg MaatschappijGood Corporate GovernanceAset Resmi KAI

Komentar

Memuat komentar...