Karaoke di Puncak Gunung Andong Viral, Pengelola Larang
Gambar atau konten salah?
Video yang menunjukkan sekelompok pendaki bernyanyi di puncak Gunung Andong menjadi viral di media sosial pada Minggu, 17 Mei 2026. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @pendakilawas dan diberi keterangan “Karaoke di atas awan.”
Di dalam rekaman, terlihat speaker aktif yang biasanya dipakai untuk menyanyikan lagu. Seorang pendaki duduk di kursi sambil bernyanyi di dekat warung, sementara tenda-tenda pendakian berdiri di sekitarnya. Banyak pengamat di internet mengomentari kejadian ini, sebagian menyayangkan karena dianggap mengganggu ketenangan.
Gunung Andong terletak di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Jalur ini dikenal ramah bagi pendaki pemula. Namun, penggunaan speaker di puncak menimbulkan kontroversi.
Ketua Basecamp Taruna Jayagiri Pendakian Gunung Andong via Sawit, Maisaro, menjelaskan bahwa speaker tersebut semula hanya dimaksudkan untuk memberi informasi kepada pendaki. Sebenarnya dulu speaker hanya untuk ngasih info buat pendaki yang ada atas (puncak) baik info untuk kehilangan atau segala info darurat. Hanya terkadang dari banyak rekan sering disalahgunakan, kata Maisaro. Ia menambahkan bahwa pengelola akan melakukan evaluasi terkait penggunaan speaker. Ini sebagai evaluasi kami pengelola dan mitra untuk lebih tegas dalam penggunaan alat pengeras maupun lainnya, tambahnya.
Ketua Pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Marmin Udin, juga menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Sedang kami tangani bersama LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Girimulyo, ujar Marmin. Ia menegaskan langkah selanjutnya: Kita mau koordinasi kumpul bersama orang-orang (pihak) terkait.
Handoko, Ketua LMDH Giri Mulyo Desa Giri, melaporkan bahwa koordinasi dan musyawarah telah dilakukan dengan pengelola serta penjaga shelter Gunung Andong. Ia meminta maaf atas insiden viral tersebut dan menegaskan bahwa semua kegiatan karaoke akan dilarang. Kami segenap pengelola Gunung Andong, Palawi, LMDH, basecamp Gunung Andong via jalur Pendem, Sawit, Gogik serta para penjaga shelter di kawasan puncak Gunung Andong, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang belakangan ini menjadi perhatian publik terkait aktivitas karaoke di area puncak Gunung Andong, kata Handoko dalam keterangan tertulis.
Hasil musyawarah tersebut memutuskan bahwa seluruh kegiatan karaoke dilarang serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan, ketenangan, dan sikap saling tidak menghormati di kawasan Gunung Andong. Berdasarkan hasil musyawarah, diputuskan bahwa seluruh kegiatan karaoke dilarang serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan, ketenangan, dan sikap saling tidak menghormati di kawasan Gunung Andong, jelasnya. Ke depan, semua pihak berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna menciptakan suasana pendakian yang lebih nyaman, aman, tertib, serta membudayakan sikap saling menghormati dan menjaga keasrian alam Gunung Andong bagi seluruh pendaki. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna menciptakan suasana pendakian yang lebih nyaman, aman, tertib, serta membudayakan sikap saling menghormati serta tetap menjaga keasrian alam Gunung Andong bagi seluruh pendaki, ujarnya.
Insiden ini menyoroti pentingnya pengelolaan fasilitas pendakian agar tetap sesuai tujuan awal, yakni memberikan informasi darurat dan kenyamanan bagi pendaki. Penegakan aturan yang jelas tentang penggunaan speaker di puncak dapat mencegah penyalahgunaan di masa depan. Dengan koordinasi antara pengelola, LMDH, dan penjaga shelter, diharapkan kegiatan pendakian di Gunung Andong akan kembali tenang dan teratur, menjaga keindahan alam serta rasa hormat antar pendaki.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Serenada di Enchanting Valley: Konser Dua Hari Buka Puncak
Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho 2026
Serenada Enchanting Valley: Konser Musik di Puncak Bogor
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
