Kartu Kuning Memaksa Kompany Di Tribun, Bayern Kalah 4-5

Vera T. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Kartu Kuning Memaksa Kompany Di Tribun, Bayern Kalah 4-5

Gambar atau konten salah?

Vincent Kompany, pelatih Bayern Munich, tidak dapat menikmati pertandingan melawan Paris Saint‑Germain di leg pertama semifinal Liga Champions. Ia harus duduk di tribun, terikat satu laga karena tiga kartu kuning musim ini, termasuk kartu ketiga saat pertemuan dengan Real Madrid di perempat final.

Di tribun, Kompany tidak boleh berbicara langsung dengan pemain. Ia memakai alat bantu dengar, kemungkinan untuk berkomunikasi dengan asisten, Aaron Danks, yang duduk di bench. Keterbatasan ini membuatnya merasa tidak nyaman. “Tidak menyenangkan. Saya akan senang jika itu tak terjadi lagi,” ujarnya kepada Prime Video, dikutip ESPN.

Ia menyatakan, “Saya tidak bisa mengambil keputusan dari jarak 80 meter. Tapi saya menghargai cara para pemain merespons, dari tempat yang tinggi di tribun.” Kompany menolak pendekatan pelatih PSG, Luis Enrique, yang pernah sengaja duduk di tribun untuk melihat taktik dari perspektif berbeda. “Saya tak tahu mengapa. Saya tak akan melakukan hal itu,” jelasnya.

Bayern awalnya memimpin 1-0, namun PSG bangkit, mencetak 5-2 sebelum Bayern menutup jarak menjadi 4-5. Meskipun kalah, Bayern tetap memegang harapan masuk final. Pada 29 April 2026, di Stadion Parc des Princes, laga berlangsung epik. Kompany akan kembali ke bench saat Bayern bertanding melawan PSG di Allianz Arena pekan depan.

Situasi ini menyoroti tantangan pelatih yang terikat aturan kartu kuning, memaksa mereka menyesuaikan strategi meski berada di tribun. Meskipun tidak dapat memimpin secara langsung, Kompany tetap menghargai kontribusi pemainnya, menunggu kesempatan berikutnya untuk kembali di lapangan.

Vincent KompanyBayern MunichParis Saint‑GermainLiga Championskartu kuningtribunAllianz Arena

Komentar

Memuat komentar...