Konflik Timur Tengah Meningkatkan Harga Plastik 10%, Ritel Tergerus

Surya B. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Konflik Timur Tengah Meningkatkan Harga Plastik 10%, Ritel Tergerus

Gambar atau konten salah?

Harga plastik yang naik akibat konflik di Timur Tengah mulai terasa di pasar ritel. Perubahan ini memengaruhi barang‑barang rumah tangga, makanan dan minuman kemasan, serta produk elektronik.

Menurut Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, kenaikan ini sudah dirasakan sejak satu sampai dua minggu lalu.

“Saat ini kami di ritel sudah menerima kenaikan harga dari supplier. Jadi dari dua minggu lalu, atau minggu lalu juga sudah masuk,” kata Budihardjo saat ditemui wartawan di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu 15 April 2026.

“Rata‑rata kenaikan mencapai 10%. Namun, kami sedang bernegosiasi; ada yang naik 5%, 10%,” sambungnya.

Para peritel sedang berusaha menegosiasi harga dengan produsen atau supplier agar bisa tetap menggunakan harga lama sebelum kenaikan plastik.

“Tapi kalau nggak bisa, ya kami nego harganya naik bertahap. Artinya memang sudah kenaikan harga itu, terutama dari pengusaha makanan‑minuman. Elektronik juga, alat listrik yang berhubungan dengan kabel‑kabel itu naik semua. Alat listrik, alat elektronik yang berhubungan dengan plastik itu semua naik. Ember‑ember itu naik semua,” ujar Budihardjo.

Jika kondisi ini berlanjut, daya beli masyarakat bisa tergerus, menurunkan penjualan di sektor ritel. Akibatnya, peritel harus lebih sering mengeluarkan promo atau program baru.

Untuk mengatasi, kami inisiasi program‑program belanja di Indonesia. Kami coba optimalkan turis luar negeri masuk belanja. Promosi‑promosi juga diatur agar stok lama bisa mengimbangi harga baru. Jadi ada yang harganya kami turunkan, ada yang harganya kami naik,” terangnya.

Kenaikan plastik menuntut adaptasi cepat. Peritel harus menyeimbangkan harga, promosi, dan strategi pasar agar konsumen tetap terjangkau.

plastikhargaritelkonflik Timur Tengahkenaikankonsumenpromo

Komentar

Memuat komentar...