Korea Selatan Jadi Magnet Wisata Medis Kecantikan

Endah K. · 2 min baca · 1 hari lalu · 5 dibaca
Bisik.id
Korea Selatan Jadi Magnet Wisata Medis Kecantikan

Gambar atau konten salah?

Di Korea Selatan, daya tariknya tidak hanya terletak pada musik K‑pop, kuliner, atau tempat wisata. Klinik kecantikan dan perawatan kulit kini menjadi alasan utama bagi wisatawan mancanegara memilih negeri ini.

Maria Zu, warga Meksiko yang tinggal di Dubai, mengaku bahwa kunjungannya ke Seoul pada 10 Juni 2026 lebih banyak dihabiskan di klinik kecantikan daripada berwisata. Pada kunjungan pertamanya delapan tahun lalu, ia lebih banyak menjelajahi kafe dan taman kota. “Kami merasa aman datang ke negara ini untuk merawat wajah kami,” kata Zu.

Perubahan ini mencerminkan tren wisata medis di Korea Selatan yang kini dipimpin oleh perawatan non‑bedah. Termasuk terapi cahaya merah, botox, dan pengencangan kulit menggunakan teknologi ultrasound. Perawatan ini menarik minat wisatawan karena dianggap lebih terjangkau dan memakai teknologi yang lebih maju dibandingkan di banyak negara Barat.

Hong Seung‑wook, Direktur Global Healthcare Business di Korea Health Industry Development Institute, menegaskan bahwa pertumbuhan pasien asing kini lebih cepat dibandingkan pertumbuhan wisatawan asing secara umum. “Pertumbuhan pasien mancanegara lebih cepat dibandingkan pertumbuhan wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Data Kementerian Kesehatan Korea Selatan menunjukkan lebih dari 2 juta warga asing datang untuk berobat atau menjalani perawatan medis sepanjang tahun lalu. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai 1,17 juta orang.

Menurut Hong, wisatawan asing kini mengeluarkan lebih banyak uang untuk layanan medis dibandingkan aktivitas wisata lainnya. “Saat ini kami melihat wisatawan mancanegara menghabiskan lebih banyak uang untuk layanan medis dibandingkan aktivitas wisata di Korea,” katanya.

Selain harga yang relatif lebih murah, banyak klinik juga menyediakan layanan dalam berbagai bahasa. Hal ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan mancanegara. Salah satu yang kepincut dengan fenomena tersebut adalah Cindy Gu, wisatawan asal AS. “Saya suka karena ada banyak jenis perawatan K‑beauty yang bahkan tidak tersedia di Amerika Serikat,” kata Cindy.

Se‑rin Lee, Direktur Departemen Dermatologi Estetika Lienjang, menegaskan bahwa banyaknya klinik kecantikan di Korea Selatan membuat persaingan semakin ketat dan harga layanan tetap terjangkau.

Secara keseluruhan, Korea Selatan semakin menonjol sebagai tujuan medis, terutama di bidang kecantikan. Pertumbuhan pasien asing yang cepat, harga kompetitif, dan layanan multibahasa menjadi kombinasi yang menarik bagi wisatawan yang mencari perawatan kulit berkualitas tinggi.

wisata medis Korea Selatankecantikan kulitterapi cahaya merahbotoxultrasoundharga terjangkaumultibahasa

Komentar

Memuat komentar...