Kota Batu: Musim Kemarau 2026 Tingkatkan Hasil Apel

Yanto K. · 2 min baca · 54 menit lalu · 22 dibaca
Bisik.id
Kota Batu: Musim Kemarau 2026 Tingkatkan Hasil Apel

Gambar atau konten salah?

Kota Batu mengalami musim kemarau panjang pada tahun 2026 yang ternyata memberi keuntungan bagi para petani apel di wilayah tersebut. Cuaca panas dan curah hujan yang sangat minim justru meningkatkan produktivitas tanaman apel, yang menjadi ciri khas Kota Wisata Batu.

Menurut Rudy Mardiyanto, salah satu petani apel di kota itu, musim kemarau ini menjadi peluang besar. Ia menjelaskan bahwa kondisi kering membuat proses pembungaan tanaman apel menjadi lebih maksimal. “Iya musim kemarau ini berdampak positif, karena pembungaannya sempurna. Jadi mudah dari bunga menjadi buah,” ujarnya pada Kamis, 04 Juni 2026.

Rudy menambahkan bahwa situasi ini berlawanan ketika memasuki musim hujan. Intensitas hujan tinggi sering membuat bunga apel yang baru tumbuh mudah rontok sebelum berkembang menjadi buah. Kondisi ini menjadi momok menakutkan bagi para petani.

Selain memicu pembungaan yang sempurna, musim kemarau juga menghemat biaya operasional. Rudy menyebutkan bahwa pembelian obat-obatan pertanian atau pestisida menurun drastis dibandingkan saat musim hujan. “Iya, jelas berkurang banyak (untuk penggunaan obat-obatan). Bisa dibilang keberuntungan bagi petani apel kalau masuk musim kemarau,” katanya.

Penurunan penggunaan pestisida disebabkan oleh kelembapan udara yang rendah selama musim kemarau. Hal ini membuat pohon apel menjadi lebih tangguh dan jarang terserang penyakit. “Iya, (karena) faktor kelembapan tinggi saat musim penghujan biasanya menjadi penyebab tanaman apel sering terkena penyakit. Dengan tingkat kelembapan yang berkurang, membuat tanaman apel jadi lebih jarang terkena penyakit,” tandas Rudy.

Secara keseluruhan, musim kemarau panjang 2026 di Kota Batu membantu petani apel meningkatkan hasil panen sekaligus menurunkan biaya perawatan. Keberhasilan ini menunjukkan betapa pentingnya kondisi iklim bagi produktivitas tanaman di daerah tersebut.

musim kemarauKota Batupetani apelproduktivitaspestisidabiaya operasionalhasil panen

Komentar

Memuat komentar...