Le Grand Chef Competition 2026: 15 Tim Bertarung di ICE BSD
Gambar atau konten salah?
Le Grand Chef Competition 2026 kembali hadir di ALLFood Indonesia 2026, sebuah pameran B2B yang menampilkan berbagai gerai restoran. Acara ini berlangsung di ICE BSD pada tanggal 15 April 2026 sampai 18 April 2026. Empat hari penuh kompetisi ini menampilkan 15 tim yang bersaing di bidang kuliner.
Tim‑tim tersebut berasal dari restoran di berbagai kota di Indonesia, membawa keunikan dan keahlian masing‑masing. Kompetisi dibagi menjadi tiga fase: tiga hari semi‑final dan satu hari final. Setiap fase menuntut kreativitas dan ketelitian para chef.
Pengadilan juri dipimpin oleh Chef Rafael Triloko Basanto, Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia. Ia disertai oleh Chef Vindex Tengker, Chef Degan Septoadji, dan Chef Louis Tanuhadi. Keempat juri ini membawa pengalaman internasional dalam menilai masakan.
“Ini kompetisi pertama untuk bistro (restoran) yang ada. Kita ingin mengangkat bahwa kompetisi ini bisa menjadi ajang promosi, ajang kompetensi, bukan hanya sebagai seorang profesional chef. Ini juga bisa menjadi tolak ukur di mana tempat kalian bekerja,” ujar Chef Rafael kepada detikFood di ALLFood Indonesia 2026, bertempat di ICE BSD (17 April 2026).
Chef Rafael menjelaskan struktur semi‑final. “Babak semi final kita mengangkat tema Western yang terdiri atas appetizer, main course, dan dessert,” katanya. “Jadi masing-masing tim harus membuat 3 hidangan per tema,” tambahnya. Dalam tiga hari semi‑final, lima tim per hari menunjukkan kemampuan mereka.
Chef Vindex Tengker menguraikan kriteria penilaian. “Penilaian kita tentunya standar internasional. Ada beberapa faktor yang dilihat, mulai dari preparation mereka, seberapa banyak sisa bahan makanan mereeka, proses memasak harus tepat semua, inovasi juga kita lihat,” ujarnya. Ia menambahkan, “Presentasi juga punya nilai sendiri, paling tinggi itu rasa 50 nilai sendiri. Jadi mau seindah apapun makanan, kalau tidak ada rasanya percuma,”.
Di babak final, tema berubah menjadi Modern Indonesian Food. “Di final harus (masakan) Indonesian, modern Indonesian. Presentasi boleh modern, tapi cita rasanya harus autentik Indonesia.” ungkap Chef Degan Septoadji. Ia menekankan detail, “Bumbunya harus tepat, marinasi harus benar, eksekusi harus pas. Untuk final dengan masakan Indonesia ini main course-nya harus beef (daging sapi),” tambahnya.
Pemenang Le Grand Chef Competition 2026 akan menerima hadiah menarik. Mulai dari kontrak eksklusif sebagai Chef Ambassador, uang tunai jutaan rupiah, dan penghargaan lainnya. Hadiah ini menandai pengakuan atas keahlian dan inovasi para chef.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform promosi bagi gerai restoran. Dengan partisipasi 15 tim, kompetisi ini menampilkan beragam gaya kuliner dari seluruh Indonesia. Para penonton, termasuk profesional industri, dapat melihat tren dan teknik baru yang muncul.
Le Grand Chef Competition 2026 menunjukkan bahwa kompetisi kuliner dapat menjadi sarana pengembangan profesional sekaligus promosi bisnis. Dengan juri berpengalaman dan tema yang beragam, acara ini menegaskan pentingnya cita rasa dan inovasi dalam dunia F&B.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Turis Singapura Terkejut Tagihan 902 Ringgit Ikan Patin
Promo Makanan Nobar Piala Dunia 2026, Harga Hemat
Indomilk Gelar Roadshow Pastry Mini & Coffee Pairing
Harga Makanan Stadion Piala Dunia 2026 Menghebohkan Ratusan Ribu Rupiah
Pemerintah Tambah Perluasan Jaringan Internet di Pedesaan
5 Restoran Tertua Indonesia Selama Lebih Dari Seabad
Berita Terbaru
Irjen Viktor Luncurkan Layanan 110 Cepat di Bangka Belitung
Japan Live di Trans Studio Bali: Cosplay 47 Peserta Memukau
Bojonegoro Prediksi 93 Desa Risiko Kekeringan Tahun Ini
Perempuan Surabaya Unggah Video tentang Batalnya Pernikahan
Pemerintah Sesuaikan Tarif Pajak Baru, Dampak Terbuka
Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda vs Jepang
GERD: Risiko Jika Tidak Diobati Bisa Berujung Fatal
