Lelang Online: Tas Mewah Sandra Dewi Mencapai Harga Rekor

Nurul H. · 3 min baca · 13 hari lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Lelang Online: Tas Mewah Sandra Dewi Mencapai Harga Rekor

Gambar atau konten salah?

Pada Kamis, 21 Mei 2026, puluhan tas mewah milik Sandra Dewi, terpidana kasus tata kelola timah Harvey Moeis, dilelang di acara BPA Fair 2026. Lelang ini berlangsung secara online, menampilkan 55 lot yang diambil dari penyitaan.

Pengumuman pemenang dilakukan di Gedung Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan pada pukul 13.00. Juru sita lelang menekankan bahwa seluruh proses dilaksanakan terbuka lewat sistem digital, tanpa rekayasa atau manipulasi. “Sekali lagi di pukul 13.00, ada 2 objek, 55 lot. Jadi mungkin tidak akan kita tampilkan satu per satu ya. Ini kita ambilkan yang ramai‑ramai aja biar sebagai pemberitahuan ke teman‑teman, para hadirin yang menyaksikan langsung. Inilah proses lelang yang saat ini kita laksanakan. Semuanya dilakukan melalui online,” kata juru sita lelang.

Ia menambahkan, “Tanpa ada tipu‑tipu, tanpa ada rekayasa. Semuanya by aplikasi, sistem. Kita hanya bisa melihat, memantau, dan menetapkan atas persetujuan hukum dari selaku pemilik barang, dalam hal ini pihak Kejaksaan Agung,”. Penekanan pada transparansi ini bertujuan menghindari ketidakpastian di antara peserta lelang.

Salah satu barang yang paling mencuri perhatian adalah tas Hermès berwarna cokelat dengan kode lot ZHW0S7. Tas tersebut dibuka dengan harga limit Rp32.333.000 dan akhirnya terjual seharga Rp76.333.000, lebih dari dua kali lipat nilai awalnya.

Di sisi lain, tas Chanel warna hitam dengan kode lot L7ABC2 juga mengalami kenaikan nilai. Dari harga awal Rp28.720.000, tas tersebut akhirnya laku seharga Rp41.720.000.

Namun, tas Chanel merah menjadi lot dengan kenaikan harga paling mencolok. Dari nilai limit Rp55.865.000, tas itu langsung terjual di angka Rp120.865.000. Juru sita lelang mengungkapkan, “Kita lanjut untuk tas Chanel warna merah. Dari nilai limit Rp55.865.000. Laku terjual.... Wah..., luar biasa. Penawaran cuma satu, tapi harga terbentuk langsung di angka Rp120.865.000,”. Ia juga menilai antusiasme peserta sangat tinggi, “Ini benar-benar peminat banget ini kayanya, pecinta Chanel sejati,” katanya.

“Nah ini, orang lain nggak berani nawar lagi dihargai segitu,” timpal juru sita lelang, menyoroti rasa takut kompetisi di antara penawar.

Tak hanya itu, tas Chanel warna navy turut mencatat harga fantastis. Dari nilai limit Rp70.950.000, harga akhirnya melonjak menjadi Rp121.950.000. Selanjutnya, tas Hermès warna oranye yang dibuka dengan harga Rp38.732.000 berhasil terjual seharga Rp71.732.000.

Lot yang paling mencuri perhatian adalah tas Hermès warna jingga. Dari harga awal sekitar Rp65 juta, nilai penawarannya melesat hingga Rp171 juta. Juru sita lelang menjelaskan, “Kita lanjut penetapan untuk tas Hermes warna jingga. Dari nilai limit awal penawaran 65 juta sekian. Harga terbentuk untuk pelaksanaan lelang kali ini sebesar... Wah... 171 juta,”.

Ia menegaskan kembali proses lelang yang dilakukan secara online, “Sekaligus kita beritahukan ini ke teman‑teman yang hadir, inilah proses lelang yang terjadi saat ini. Kita lelang secara online, tidak ada yang istilahnya kita rekayasa. Kita bisa melihat sama-sama pergerakan penawarannya. Semuanya pasar, para peminat barang yang menentukan harganya,”.

Penyelenggara menjelaskan bahwa hanya enam lot premium diumumkan langsung di hadapan para tamu undangan. Lot‑lot lainnya diselesaikan secara terpisah agar rangkaian acara tetap berjalan efektif. Proses ini menegaskan komitmen lembaga untuk menjaga integritas penyitaan dan penjualan aset negara.

Acara lelang ini menyoroti dinamika pasar barang mewah yang masih dapat menimbulkan lonjakan harga signifikan, bahkan ketika hanya satu penawaran yang masuk. Hasil penjualan menunjukkan bahwa barang-barang mewah, khususnya tas dari merek ternama, masih memiliki daya tarik tinggi di kalangan kolektor dan pecinta mode, sekaligus memperlihatkan potensi pendapatan bagi negara dari aset yang disita.

lelang onlinetas mewahSandra DewiBPA Fair 2026Kejaksaan AgungHermèsChanelaset negara

Komentar

Memuat komentar...