London Zoo Rayakan Ulang Tahun ke-200, Buka Pusat Medis Satwa
Gambar atau konten salah?
London Zoo merayakan ulang tahun ke-200 pekan ini dengan rencana membangun pusat medis satwa yang memungkinkan pengunjung menyaksikan langsung proses perawatan hingga operasi hewan.
Proyek ini terwujud berkat donasi sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar Rp 473 miliar dari seorang donatur rahasia. Nominal tersebut menjadi sumbangan tunggal paling signifikan dalam sejarah Zoological Society of London (ZSL), lembaga yang mengelola kebun binatang tersebut.
Gambar ilustrasi yang dirilis ZSL menunjukkan pusat medis akan dilengkapi galeri observasi khusus. Melalui jendela besar di ruang operasi, pengunjung—baik anak maupun dewasa—dapat melihat tim medis menangani berbagai satwa, mulai dari penguin hingga harimau.
Di sana, pengunjung tidak hanya menyaksikan pemeriksaan rutin, tetapi juga prosedur bedah, nekropsi, atau autopsi hewan. Semua kegiatan ini disajikan secara transparan, memberi gambaran nyata tentang perawatan medis di kebun binatang.
“Kami berharap dengan membuka akses pengunjung masuk ke pusat kesehatan satwa ini, mereka akan terinspirasi untuk terlibat dalam konservasi,” ujar Stefan Saverimuttu, dokter hewan di London Zoo, dalam video resmi ZSL. Ia menambahkan bahwa fasilitas ini dapat menginspirasi generasi muda untuk berkarier di bidang kedokteran hewan, perawat satwa, hingga biologi molekuler. Stefan juga menekankan bahwa pusat medis ini menunjukkan kontribusi ilmu kedokteran hewan pada kesejahteraan satwa di kebun binatang maupun upaya konservasi di alam liar.
London Zoo memiliki nilai sejarah yang kuat. Kebun binatang ini dibangun pada 29 April 1826, menjadi kebun binatang ilmiah pertama di dunia. Di sini, Charles Darwin mengembangkan pemikirannya, Beatrix Potter membuat sketsa hewan, dan penulis AA Milne mendapat inspirasi karakter beruang terkenalnya, Winnie the Pooh, setelah putranya menamai bonekanya berdasarkan seekor beruang asli di sana bernama Winnipeg.
Dengan fasilitas medis baru, London Zoo menegaskan komitmennya terhadap ilmu pengetahuan dan konservasi, sekaligus membuka pintu bagi publik untuk lebih memahami peran penting perawatan hewan dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Berita Terbaru
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
