Mahasiswa Unissula Gelar Demo di Semarang soal Kenaikan BBM

Dian P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mahasiswa Unissula Gelar Demo di Semarang soal Kenaikan BBM

Gambar atau konten salah?

Mahasiswa Universitas Sultan Agung (Unissula) di Semarang akan menggelar aksi demonstrasi bertajuk Reformasi Jilid II. Acara ini dijadwalkan dimulai di Pertamina, kemudian menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah yang terletak di Kecamatan Semarang Selatan.

Presiden BEM Unissula, Andis Fathan, mengungkapkan bahwa Pertamina hanya menjadi titik kumpul sementara aksi akan berlangsung di gubernur. “Lebih tepatnya nanti di gubernuran (aksinya), untuk di tempat Pertamina hanya sebagai tikum (titik kumpul) untuk semuanya,” ujarnya.

Aksi ini dipicu oleh beberapa isu yang dirasakan masyarakat, terutama kenaikan harga BBM jenis Pertamax. Andis menegaskan bahwa kenaikan BBM dapat memicu inflasi. “Kenaikan harga BBM bisa jadi pemicu utama inflasi. Kalau sektor transportasi dan logistik mengalami lonjakan biaya, harga komoditas pokok, bahan pangan, dan barang konsumsi otomatis ikut melambung tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan BBM memukul daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah, meningkatkan angka kemiskinan, dan memperlebar jurang ketimpangan sosial. “Tentu bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, kenaikan ini langsung memukul daya beli rakyat, meningkatkan angka kemiskinan, dan memperlebar jurang ketimpangan sosial,” tambahnya.

Mahasiswa Unissula menyiapkan beberapa tuntutan dalam aksi tersebut, antara lain:

  • Perbaikan krisis ekonomi dan kesejahteraan rakyat
  • Berikan ruang sipil yang demokratis
  • Turunkan Prabowo‑Gibran dan menteri yang bermasalah
  • Reformasi sektor keamanan dan penegakan hukum
  • Turunkan harga BBM
  • Isu regional lingkungan

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal di stasiun akibat demonstrasi mahasiswa. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa aksi dapat menyebabkan kemacetan di sekitar Kantor Pertamina.

“Sehubungan dengan adanya aksi massa di sekitar Kantor Pertamina, Kota Semarang, Senin, 15 Juni 2026, pukul 10.00 WIB, bagi pelanggan kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol diimbau untuk datang lebih awal,” kata Luqman.

Ia menegaskan bahwa datang lebih awal akan membantu mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan menuju stasiun. “Dengan datang lebih awal akan membantu memastikan perjalanan tetap lancar dan agar tetap bisa berangkat naik kereta api sesuai jadwal yang tertera di tiket,” lanjutnya.

Demonstrasi ini menyoroti ketegangan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait harga BBM dan dampak ekonomi. KAI berusaha meminimalisir gangguan bagi penumpang, sementara mahasiswa menuntut perubahan kebijakan yang lebih adil dan transparan.

Demonstrasi MahasiswaKenaikan Harga BBMInflasiKelas Menengah Ke BawahReformasi Jilid IIPT Kereta Api IndonesiaKemacetan Lalu Lintas

Komentar

Memuat komentar...