BMKG Prediksi Hujan Ringan di Beberapa Daerah Jawa Tengah
Gambar atau konten salah?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa beberapa wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan ringan hari ini. Sebagian besar wilayah diperkirakan akan tetap cerah berawan.
Pagi hingga siang cerah berawan hingga berawan. Sore hingga awal malam umumnya berawan, kata Rany Puspita, Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, dalam keterangan tertulis, Senin (15 Juni 2026).
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celcius, sementara kelembaban udara berada di antara 55 hingga 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang yang berlaku Senin (15 Juni) pukul 07.00-19.00 WIB:
- Hujan ringan-sedang: Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kajen, Pemalang, Slawi, Bumiayu, dan Majenang.
- Hujan ringan: Cilacap, Mungkid, Temanggung, Kendal, Batang, Brebes, Magelang, Pekalongan, dan Tegal.
- Berawan: Kebumen, Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Solo, Salatiga, Semarang, dan Ambarawa.
- Cerah berawan: Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, dan Pati.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Jawa Tengah akan tetap cerah berawan, namun beberapa daerah di pegunungan dan dataran tinggi dapat mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini diharapkan tidak menimbulkan banjir besar, namun tetap perlu perhatian bagi petani dan pengendara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
