Manajer Koperasi Merah Putih Ramai Keluhkan Penempatan

Hari W. · 2 min baca · 1 jam lalu · 18 dibaca
Bisik.id
Manajer Koperasi Merah Putih Ramai Keluhkan Penempatan

Gambar atau konten salah?

Keluhan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ramai di media sosial. Banyak dari mereka yang mengeluh karena ditempatkan tidak sesuai domisili. Kementerian Koperasi (Kemenkop) pun angkat bicara.

Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop), menjelaskan soal ini. Ia mengatakan sejak awal rekrutmen manajer KDKMP memang tidak pakai pendekatan berbasis wilayah. Artinya, kalau di suatu daerah ada terlalu banyak calon manajer yang lolos, kelebihan itu akan dialihkan ke daerah lain yang kekurangan.

Tapi, Ahmad menegaskan, calon manajer tetap diutamakan ditempatkan sesuai domisili. "Nah karenanya tetap kita orientasikan pertama penempatan pada wilayah setempat. Tapi manakala kemudian pada titik itu jumlah titiknya tidak lebih banyak dibanding jumlah peserta yang lolos, maka dia akan ditempatkan pada titik-titik lain di mana dia memerlukan, tidak cukup, jumlah pada calon manajer di titik itu," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kemenkop, Jakarta, Senin 28 September 2026.

Ditanya apakah masalah penempatan ini bikin banyak calon manajer mundur, Ahmad bilang sejauh ini tidak banyak. "Sejauh yang kami ketahui enggak. Kita ikuti aja nanti. Nanti akan ada update berikutnya," ujarnya.

Hari itu, Senin, adalah batas terakhir calon manajer mengisi dan mengembalikan offering letter. Ketika ditanya apakah mereka otomatis gugur kalau tidak mengembalikan surat itu, Ahmad tidak menjawab pasti. "Enggak, enggak, enggak, enggak. Kita memberikan beberapa... nanti kita lihat, ini akan ada pembahasan berikutnya ya. Saya kira nanti akan ada penjelasan berikutnya setelah hasil nanti akhir dari proses offering letter ini sudah disampaikan. Nanti kemudian kita akan ambil beberapa langkah-langkah yang diperlukan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad menyampaikan bahwa lebih dari 85% dari total 28.621 calon manajer KDKMP yang ikut seleksi menyatakan bersedia ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Kesediaan itu terjadi setelah mereka menyetujui offering letter. Lewat surat itu, mereka diminta menyatakan siap ditempatkan di wilayah yang sudah ditentukan. "Alhamdulillah sampai sejauh ini ya, sudah lebih dari 85% dari seluruh calon manajer yang ditempatkan ini sudah mengisi kesediaannya pada penempatan yang sudah ditetapkan," ujarnya.

Jadi, dari hampir 29 ribu calon manajer, sebagian besar sudah setuju dengan penempatan mereka. Hanya sebagian kecil yang mungkin keberatan karena domisili tidak cocok. Pemerintah masih akan membahas langkah selanjutnya setelah semua offering letter terkumpul.

keluhancalon manajerKDKMPpenempatandomisiliKemenkop

Komentar

Memuat komentar...