Manchester United: Onana Pulang, Persaingan Kiper Utama

Bima J. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Manchester United: Onana Pulang, Persaingan Kiper Utama

Gambar atau konten salah?

Manchester United menghadapi dilema besar di musim panas ini. Andre Onana dipinjamkan ke Trabzonspor selama satu musim tanpa opsi permanen, sehingga ia akan kembali ke MU pada musim depan. Kembalinya Onana akan menambah persaingan sengit di posisi kiper utama.

Sejak dipercaya menjadi kiper utama, Senne Lammens tampil apik dan tampak akan tetap memegang posisi tersebut di musim berikutnya. Jika Onana kembali, ia harus menerima posisi nomor dua atau dijual, karena MU tidak memiliki ruang bagi dua kiper utama.

Menurut ESPN, Onana akan mendapatkan pemulihan gaji jika MU lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, gaji Onana dipotong 25%, sehingga ia hanya menerima 120‑175 ribu paun per pekan. Gaji asli Onana bisa lebih dari 200 ribu paun, salah satu yang tertinggi di klub.

Dengan MU berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dan peluang besar lolos ke Liga Champions, manajemen harus memikirkan cara membayar gaji Onana. Jika ia hanya berstatus cadangan, MU tidak akan mampu menggaji setinggi yang diharapkan. Bahkan, bila dijual, klub akan kesulitan menemukan pihak yang mau membayar gaji tinggi untuk Onana.

Selama masa pinjaman, Onana menerima bonus besar dari klub Turki. Kontraknya di MU masih berlaku hingga 2028, sehingga melepasnya tidak mudah. Salah satu opsi adalah MU menanggung sebagian gaji Onana di klub barunya, baik itu pindah secara permanen maupun pinjaman.

Selain itu, MU sedang mencari kiper pelapis baru untuk musim panas. Altay Bayindir dan Tom Heaton kemungkinan besar akan dilepas pada musim panas ini.

Secara keseluruhan, keputusan MU terkait Onana akan dipengaruhi oleh posisi klub di liga, potensi pendapatan Champions League, dan struktur gaji yang dapat dipertahankan. Keputusan ini akan menentukan siapa yang memegang posisi kiper utama di musim depan.

Manchester UnitedAndre OnanaTrabzonsporkiper utamaLiga ChampionsgajipinjamanSenne Lammens

Komentar

Memuat komentar...