Masalah Pencernaan Lebaran: Saran Pakar Atasi Diare Pedas

Rudi H. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Masalah Pencernaan Lebaran: Saran Pakar Atasi Diare Pedas

Gambar atau konten salah?

25 Maret 2026

Lebaran sering menjadi waktu di mana banyak orang mengalami masalah pencernaan, seperti diare. Hal ini biasanya dipicu oleh konsumsi makanan dan minuman khas Lebaran, mulai dari manis, gurih, hingga pedas.

Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan bahwa banyak keluhan diare saat Lebaran disebabkan tubuh yang masih beradaptasi setelah satu bulan berpuasa. “Pertama adalah diare, terutama setelah mengonsumsi makanan yang pedas‑pedas. Kita tahu dalam satu bulan terakhir ini, kita mengurangi makanan yang pedas‑pedas,” kata Prof Ari.

Ia menambahkan, “In beberapa hari pertama di Bulan Syawal ini mulailah kita mengonsumsi makanan yang pedas‑pedas dan ini akan merangsang terjadinya diare,” sambungnya.

Prof Ari juga mengaitkan kondisi ini dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS), yang merupakan gangguan fungsional kronis pada usus besar. IBS ditandai dengan nyeri perut berulang, kembung, dan perubahan pola buang air besar.

“Oleh karena itu, kalau memang hobi makan cabai itu ada pada teman‑teman sekalian, maka kita haru melakukannya secara bertahap,” kata Prof Ari. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan diri dengan makanan pedas secara perlahan.

Jika diare atau gangguan pencernaan lain masih tetap terjadi, lanjut Prof Ari, maka lebih bijak untuk menghentikan mengonsumsi makanan‑makanan yang diduga menjadi pemicu. “Kita mesti setop, jangan dilanjutkan,” tutupnya.

Dengan mengikuti saran ini, orang yang merayakan Lebaran dapat mengurangi risiko diare dan menjaga kesehatan pencernaan mereka selama periode perayaan.

Lebarandiaremakanan pedaspuasaRSCMIrritable Bowel Syndromepencernaan

Komentar

Memuat komentar...