Menteri Kesehatan Sarankan Cuka Apel Bantu Turunkan Kolesterol
Gambar atau konten salah?
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat menurunkan kolesterol dengan cara sederhana: rutin minum cuka apel. Ia menyoroti kebiasaan banyak orang yang mengandalkan obat seperti simvastatin setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak, misalnya hidangan bersantan. “Cuka apel ini bagus untuk membantu pencernaan kita karena bisa mengurangi lonjakan gula, kolesterol, dan membantu pembakaran lemak,” ujar Budi dalam sebuah video Instagram reel @bgsadikin, Jumat (03 April 2026).
Budi menegaskan bahwa cuka apel bukanlah “sihir” untuk menghilangkan kolesterol. Ia menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai pendukung utama. “Masyarakat juga harus mengimbanginya dengan pola hidup sehat,” tambahnya.
Dr. Wirawan Hambali, spesialis penyakit dalam, SpPD, FINASIM, setuju bahwa cuka apel dapat menjadi solusi menurunkan kolesterol. Ia mengutip sebuah penelitian tahun 2021 berjudul “The effect of apple cider vinegar on lipid profiles and glycemic parameters: a systematic review and meta-analysis of randomized clinical trials.”
“Cuka apel (Apple Cider Vinegar/ACV) mengandung asam asetat yang dalam beberapa studi menunjukkan efek metabolik,” kata dr. Wirawan pada 02 April 2026. Ia melanjutkan: “Di laporan penelitian ini didapatkan manfaat konsumsi cuka apel terhadap penurunan kolesterol total, gula darah puasa, dan HbA1c (rerata gula darah 3 bulan terakhir), tetapi tidak didapatkan manfaat terhadap kadar Kolesterol LDL dan HDL,” sambungnya.
Menurut dr. Wirawan, penggunaan obat dan diet sehat lebih efektif dalam menurunkan kolesterol. Namun, cuka apel tetap bisa dipakai sebagai tambahan. “Cuka apel hanya dalam posisi suplementasi (tambahan), tanpa mengurangi kepentingan untuk menjalani pengobatan dan pengaturan diet,” jelasnya.
Ia juga memberikan petunjuk cara minum: 15‑30 mL/hari (1‑2 sendok makan). Diencerkan dalam ≥ 200 mL air, sebelum atau saat makan. “Cara Minum: 15‑30 mL/hari (1‑2 sendok makan). Diencerkan dalam ≥ 200 mL air, sebelum atau saat makan,” tutupnya.
Secara keseluruhan, cuka apel dapat mendukung penurunan kolesterol, namun tidak menggantikan pengobatan medis dan pola makan seimbang. Menggabungkan suplemen ini dengan gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Berita Terbaru
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
