Mobil Suzuki Carry Terbakar di SPBU Pati
Gambar atau konten salah?
Sebuah mobil Suzuki Carry hangus terbakar di SPBU Winong, Kabupaten Pati, setelah pengemudinya selesai mengisi bahan bakar. Titik api pertama kali muncul dari bagian bawah setir kendaraan.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah akun Instagram komunitas mengunggah video yang memperlihatkan mobil terbakar hebat. Warga sekitar panik dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
"Mobil suzuki carry terbakar di depan SPBU Winong Kidul," tulis akun tersebut.
Kapolsek Winong, AKP Gandhi Soeprijanto, membenarkan kejadian itu. Mobil milik Muh Abdulan Munif (36), warga Desa Padangan, Kecamatan Winong.
"Iya benar, api sudah padam," kata Gandhi saat dikonfirmasi.
Kejadian berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 08.30 WIB. Pemilik mobil baru saja mengisi Pertalite. Belum sempat membayar, ia langsung menyalakan mesin.
"Setelah selesai mengisi BBM jenis Pertalite, sebelum korban membayar, korban menyalakan kendaraannya tersebut," jelas Gandhi.
Saat mesin menyala, percikan api muncul dari bawah kemudi. Api membesar dengan cepat. Pengemudi segera membawa mobil ke tempat yang lebih aman di pinggir jalan.
"Namun pada saat setelah dinyalakan mobil tersebut muncul percikan api di bagian bawah kemudi, sehingga pengemudi mobil mengemudikan kendaraannya dibawa ke tempat yang aman tepatnya dibawa ke pinggir jalan," terang Gandhi.
Petugas SPBU membantu memadamkan api menggunakan APAR. Api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Gandhi menduga kebakaran disebabkan korsleting jaringan listrik pada mesin. Kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta.
"Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 15 juta," ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat. Menyalakan mesin segera setelah mengisi bensin, apalagi di area SPBU, bisa memicu percikan api. Korsleting listrik pada mobil tua atau yang jarang diperiksa juga meningkatkan risiko kebakaran. Untungnya, tidak ada yang terluka dalam peristiwa ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
