Menteri PUPR Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya
Gambar atau konten salah?
Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, datang ke Jorong Muaro Mau di Dharmasraya, Sumatera Barat, untuk memeriksa pembangunan sekolah rakyat (SR). Ia menegaskan bahwa proses pembangunan harus dipercepat. “Semua targetnya sama, Juni 2026 sesuai dengan masa tahun ajaran baru,” ujarnya pada Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut Dody, target pembangunan SR di seluruh Indonesia adalah selesai pada Juni 2026. Ia menilai progres pembangunan secara keseluruhan sudah mencapai 50 persen. Namun, di Dharmasraya, persentase pengerjaan fisik gedung baru hanya 9 persen karena beberapa titik lahan masih lempung dan memerlukan pengerasan.
“Di Indonesia itu ada 93 unit, secara keseluruhan pengerjaan telah mencapai 50 persen atau 60 persen itu bagus, di mana rata-rata sekarang sudah di 50 persen,” jelasnya. Ia menambahkan, “Jadi untuk ini sekolah rakyat di Dharmasraya kita kejar, mudah-mudahan per hari bisa minimum dua persen untuk mengejar pada 20 Juni selesai. Kalau tidak bisa karena hujan atau apanya, saya minta itu dikebut. Jadi kalau misalnya hari ini tertinggal pengerjaan setengah persen artinya besok harus dua setengah persen.”
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menginformasikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah tenda serta gedung-gedung pemerintah yang tidak terpakai sebagai tempat penginapan sementara bagi para pekerja konstruksi. Ia menekankan dukungan ini sebagai bagian dari upaya menyelesaikan program pemerintah.
“Mereka dalam waktu singkat itu mendatangkan banyak pekerja, sehingga membutuhkan tempat-tempat atau tenda-tenda untuk pekerja. Jadi tidak saja dari Dinas Sosial Pemkab tetapi juga dari kepolisian juga meminjamkan tenda. Dan kalau ada aset-aset Pemda kita juga pinjam pakaikan untuk mereka bisa membangun tenda-tendanya, karena mereka mendatangkan kurang lebih dua ribu pekerja dan itu tentu bagus bagi ekonomi Dharmasraya,” kata Annisa.
Dengan sekitar dua ribu pekerja yang terlibat, inisiatif ini tidak hanya mempercepat pembangunan SR, tetapi juga memberi dampak positif pada ekonomi lokal. Pekerjaan konstruksi ini diharapkan selesai tepat waktu, menjamin siswa dapat memulai tahun ajaran baru pada Juni 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
