MPLS 2026 Wajib untuk Anak TK dan PAUD
Gambar atau konten salah?
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS tahun 2026 tidak hanya berlaku untuk siswa baru di SD, SMP, dan SMA. Anak-anak yang baru masuk Taman Kanak-Kanak (TK) atau PAUD juga akan menjalaninya. Aturan MPLS untuk jenjang TK dan PAUD pada dasarnya sama dengan jenjang di atasnya. Kegiatan berlangsung selama lima hari penuh dengan aktivitas yang dirancang menyenangkan.
Sebelum MPLS dimulai, pihak sekolah akan mengadakan sosialisasi untuk orang tua atau wali murid baru. Dalam pertemuan itu, guru menyampaikan empat hal penting. Pertama, identifikasi masa tubuh anak. Kedua, identifikasi awal kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar. Ketiga, pendaftaran cek kesehatan gratis. Keempat, deteksi dini tumbuh kembang anak.
Informasi lebih rinci tentang MPLS TK ini diambil dari Buku Rujukan MPLS Ramah TK, pada 09 Juli 2026. Ada empat tujuan utama yang ingin dicapai. Pertama, pengenalan potensi diri anak. Kedua, pengenalan seluruh warga sekolah, termasuk guru, staf, dan teman sebaya. Ketiga, pengenalan kurikulum yang akan dipelajari selama di TK. Keempat, pengenalan lingkungan sekolah secara fisik dan sosial.
Selain tujuan, MPLS TK juga memberikan sejumlah manfaat. Membantu murid baru menumbuhkan karakter dan memperkuat profil lulusan. Mendorong mereka untuk saling mengenal, beradaptasi, dan membangun interaksi positif dengan semua orang di sekolah. Memfasilitasi adaptasi terhadap lingkungan sekolah dan sekitarnya. Membantu anak memahami kurikulum dan budaya sekolah—untuk jenjang TK, fokusnya lebih pada budaya sekolah. Guru juga bisa mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan masing-masing murid baru.
Berikut contoh kegiatan MPLS TK selama lima hari. Hari pertama diawali dengan salam sapa, doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Anak-anak kemudian dikenalkan pada diri sendiri, teman, dan guru. Mereka juga diajak mengenal aktivitas sekolah dan menjelajahi gedung sekolah. Ada sesi makan sehat dan bergizi, bermain ceria, jeda ceria, refleksi, dan ditutup dengan doa. Hari kedua dimulai dengan salam sapa dan pertemuan pagi ceria. Kegiatan inti berupa permainan tebak gambar bertema Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dilanjutkan kegiatan pilihan, makan sehat, bermain ceria, jeda ceria, refleksi, doa, dan penutup.
Hari ketiga kembali dibuka dengan salam sapa, doa, dan lagu Indonesia Raya. Tema hari itu adalah sekolah bersih, hati ceria. Ada juga kegiatan ayo siaga bencana lewat lagu. Sisanya sama: makan sehat, bermain ceria, jeda ceria, refleksi, doa, dan penutup. Hari keempat diawali salam sapa dan pertemuan pagi ceria. Kegiatan inti bernama garis pilihanku dan ayo atur waktu layarmu. Ada kegiatan pilihan, makan sehat, bermain, jeda, refleksi, doa, dan penutup. Hari kelima menjadi hari terakhir MPLS. Setelah salam sapa, doa, dan lagu Indonesia Raya, anak-anak membuat gelang persahabatan dan berani tampil bersama. Kegiatan lain tetap sama: makan sehat, bermain ceria, jeda ceria, refleksi, doa, dan penutup.
Informasi lebih lengkap tentang kegiatan MPLS TK tersedia di buku panduan yang sama. MPLS TK 2026 dirancang untuk membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru secara bertahap, lewat kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Semua sesi, dari salam sapa hingga refleksi, bertujuan membangun rasa nyaman dan kepercayaan diri anak sejak hari pertama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
MPLS 2026 Wajib untuk Anak TK dan PAUD
KPK Usulkan Tambahan Anggaran ke Menkeu untuk 2026-2027
Prancis Tim Pertama ke Semifinal, Kalahkan Maroko 2-0
Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Kalahkan Maroko 2-0
China dan Jepang tiba di asteroid berselisih tiga hari
Tak Perlu ke Bali, Beach Club Kini Ada di Atap Hotel Surabaya
