MPR RI Maafkan Kesalahan Juri, Kembali Fokus LCC Empat Pilar

Yanto K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
MPR RI Maafkan Kesalahan Juri, Kembali Fokus LCC Empat Pilar

Gambar atau konten salah?

MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI mengirimkan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menimbulkan polemik dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Provinsi Kalimantan Barat. MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat, tertulis di unggahan Instagram resmi pada Rabu, 13 Mei 2026.

Panitia pelaksana, yang berada di bawah Sekretariat Jenderal MPR RI, menonaktifkan Dewan Juri dan MC yang terlibat dalam acara tersebut. MPR RI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan.

Dalam klarifikasi, MPR RI menegaskan bahwa kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, termasuk LCC Empat Pilar, harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif. MPR RI memahami bahwa kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, termasuk LCC Empat Pilar, harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif, kata mereka.

Di sisi lain, siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, yang dikenal dengan panggilan Ocha, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan. Dari saya dan tim berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk berkembang dan maju lagi ke depannya, ucap Ocha di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ocha juga berbagi reaksi ketika video kompetisinya menjadi viral. Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensinya bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming, ungkapnya.

Ketika ditanya tentang keahlian komunikasi, Rifqinizamy, Ketua Komisi II DPR RI dan alumnus SMAN 1 Pontianak, menyoroti kemampuan peserta muda. Saya terkejut melihat kemampuan komunikasi adik-adik saya. Ini kan kalau saya dulu berarti kelas 1, kelas 2 SMA. Waktu itu saya memimpin OSIS di SMA ini nggak sebagus ini kemampuan komunikasi saya, kata Rifqinizamy.

Selain itu, MPR RI mengapresiasi semua pihak yang terlibat, mulai dari peserta, guru, pendamping, panitia daerah, hingga masyarakat yang menunjukkan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan dan pelaksanaan kegiatan ini.

Dengan menonaktifkan Dewan Juri dan MC, MPR RI berusaha menjaga integritas kompetisi dan menjamin keadilan bagi semua peserta. Evaluasi yang sedang dilakukan akan menjadi dasar perbaikan di masa depan, sehingga LCC Empat Pilar dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan teknis dan etika dalam lomba pendidikan. Meskipun kontroversi muncul, langkah-langkah korektif dan apresiasi terhadap dukungan publik menunjukkan komitmen MPR RI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

MPR RILomba Cerdas Cermat Empat PilarKelalaian Dewan JuriEvaluasi teknisSportivitasObjektivitasKeadilanPengawasan teknis

Komentar

Memuat komentar...