Buaya 1,5 Meter Muncul di Permukiman Palu, Warga Panik
Gambar atau konten salah?
Seekor buaya sepanjang sekitar 1,5 meter membuat warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah, panik. Reptil itu muncul di permukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Mangga 2, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat. Peristiwa terjadi pada Selasa malam, 7 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 Wita. Warga langsung melaporkan ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat.
Muslimin Dastar, seorang warga di lokasi, menceritakan awal mula kejadian. Menurutnya, tetangganya lebih dulu melihat buaya keluar dari pagar tanah kosong di depan rumah. "Awalnya tetangga saya melihat ada buaya keluar dari pagar tanah kosong di depan rumah," ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 8 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa setelah laporan diterima, petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 Wita. Namun mereka tidak berani melakukan evakuasi langsung. "Petugas Damkar datang di lokasi sekitar pukul 00.30 Wita, tetapi tidak berani melakukan evakuasi karena buayanya cukup besar. Mereka kemudian menghubungi tim rescue," kata Muslimin.
Sekitar satu jam kemudian, tim rescue tiba. Mereka mulai menyisir area. Namun, buaya diduga sudah masuk ke dalam drainase yang tertutup beton. "Tim rescue sempat melakukan pencarian, tetapi buayanya sudah tidak ditemukan. Kemungkinan lari ke arah sungai dekat Masjid Al Kautsar di Jalan Mangga," bebernya. Petugas Damkar Palu, Andika, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah dua kali melakukan pencarian sejak menerima laporan warga. "Sudah dua kali kami ke sana, tetapi hasil pencarian masih nihil," kata Andika. Ia menduga buaya itu keluar dari lokasi melalui saluran drainase yang terhubung ke aliran sungai.
Andika mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat buaya muncul kembali. "Sepertinya buaya itu sudah lari dan berpindah ke tempat lain lewat got," pungkasnya. Dalam video yang beredar, tampak buaya berjalan di sekitar pagar rumah saat malam hari. Sejumlah warga terlihat memantau dari jarak aman. Hingga berita ini diturunkan, buaya belum ditemukan. Kemunculan buaya di permukiman bukan hal pertama di Palu, mengingat kota ini dekat dengan sungai dan muara yang menjadi habitat reptil tersebut. Warga pun diimbau tidak panik berlebihan, tetapi tetap menjaga jarak jika melihat satwa liar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
