Nuno Mendes Waspadai Duel Lawan Lamine Yamal di 16 Besar

Mira T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Nuno Mendes Waspadai Duel Lawan Lamine Yamal di 16 Besar

Gambar atau konten salah?

Pemain belakang Portugal, Nuno Mendes, mengaku sangat menantikan pertandingan melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertemuan kedua tim ini akan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, pada Selasa, 7 Juli 2026, dini hari WIB. Bagi Mendes, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa—ia kembali ditantang untuk meredam pergerakan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.

Pada pertemuan terakhir kedua tim, Portugal berhasil mengalahkan Spanyol di final UEFA Nations League 2025 melalui adu penalti dengan skor 5-4. Saat itu, Nuno Mendes menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang setelah Spanyol unggul lebih dulu lewat Martin Zubimendi. Namun, yang lebih membanggakan adalah kemampuannya membatasi pergerakan Lamine Yamal sepanjang pertandingan. Yamal nyaris tidak bisa menembus kotak penalti lawan.

Portugal jelas membutuhkan performa yang sama dari Mendes jika ingin lolos ke perempatfinal. Tapi Mendes mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak hanya fokus pada satu pemain. "Aku suka bermain melawan dia, dia itu seorang pemain muda dengan banyak kualitas, yang bisa membuat perbedaan di dalam permainan. Jadi, ini selalu jadi sebuah duel yang bagus," kata pemain Paris Saint-Germain itu.

Menurut Mendes, kunci kemenangan bukan hanya soal menghentikan Yamal. "Kolektivitas itu jauh lebih penting daripada individual; jika kami bertahan dengan baik dan mampu menjaga bola dari jangkauan Lamine, maka itu akan jadi start bagus. Hal yang paling penting itu kolektivitas," tegasnya.

Lamine Yamal sendiri tampil gemilang di fase grup Piala Dunia 2026. Dalam empat pertandingan, ia mencetak satu gol, melepaskan 14 tembakan, dan menciptakan lima peluang untuk timnya. Angka-angka ini menunjukkan betapa berbahayanya pemain muda tersebut.

Pertandingan Portugal vs Spanyol diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk melaju ke babak selanjutnya. Bagi Portugal, kunci sukses ada pada pertahanan kolektif—bukan hanya mengandalkan satu pemain untuk menghentikan ancaman lawan. Nuno Mendes dan rekan-rekannya harus bekerja sama jika ingin mengulang kemenangan seperti di final Nations League.

PortugalSpanyolPiala Dunia 2026Nuno MendesLamine Yamaladu penaltikolektivitas

Komentar

Memuat komentar...