Nvidia Tetap Operasi di Israel, Tegaskan Dukungan 100%

Sari D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
Nvidia Tetap Operasi di Israel, Tegaskan Dukungan 100%

Gambar atau konten salah?

Jensen Huang menjawab pertanyaan tentang keberadaan Nvidia di Israel dengan tegas: “Kami 100% di Israel. Kami 100% mendukung keluarga-keluarga di sana. Kami 100% di Timur Tengah.”

CEO Nvidia menekankan bahwa perusahaan tidak akan meninggalkan Israel meski konflik di kawasan tersebut terus memanas. Ia menambahkan, “Pertama-tama, kami ada 6.000 keluarga di Timur Tengah. Kami juga punya banyak orang Iran di Nvidia dan keluarga mereka masih berada di Iran. Jadi, kami memiliki banyak keluarga di sana.”

Huang mengakui kecemasan yang dirasakan oleh para karyawan dan keluarga mereka. “Hal pertama adalah mereka cukup cemas. Mereka cukup khawatir, cukup takut. Kami memikirkan mereka sepanjang waktu. Kami terus memantau dan mengawasi mereka. Mereka mendapat 100% dukungan kami,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa ia berpendapat bahwa perang di Timur Tengah akan berakhir dengan stabilitas yang lebih baik.

Perusahaan ini telah memperkuat posisinya di Israel sejak akuisisi Mellanox Technologies senilai USD 6,9 miliar pada tahun 2019. Setelah itu, Nvidia mempekerjakan sekitar 6.000 orang di Israel, di mana negara tersebut menjadi pusat utama bagi pengembangan chip canggih dan sistem jaringan.

Selain itu, Nvidia merencanakan pembangunan kampus baru di Kiryat Tivon yang diperkirakan akan mempekerjakan hingga 10.000 pekerja. Saat mengumumkan proyek tersebut tahun lalu, Huang menyatakan, “Israel adalah rumah bagi beberapa pakar teknologi paling cemerlang di dunia dan telah menjadi rumah kedua bagi Nvidia.”

Huang juga menanggapi pertanyaan tentang prospek jangka panjang di kawasan tersebut. Ia mengatakan, “Saya juga ditanya, mengingat apa yang terjadi di Timur Tengah, apakah itu area di mana kita yakin dapat memperluas kecerdasan buatan ke sana? Saya percaya bahwa ada alasan mengapa kita berperang dan saya percaya pada akhir perang, Timur Tengah akan lebih stabil dari sebelumnya.”

Perusahaan ini menyoroti peran karyawan di Israel dalam konferensi teknologi CES di awal tahun ini. “Tim kami di Israel sangat luar biasa. Pengorbanan yang mereka lakukan untuk satu sama lain, untuk negara mereka, sungguh luar biasa,” kata Huang.

Keputusan Nvidia untuk tetap beroperasi di Israel menunjukkan komitmen kuat terhadap karyawan dan keluarga mereka, serta keyakinan bahwa teknologi dapat berkontribusi pada stabilitas jangka panjang di kawasan yang sedang berperang.

NvidiaIsraelTimur TengahkaryawanMellanoxKiryat Tivonkecerdasan buatan

Komentar

Memuat komentar...