Prabowo Putuskan Bangun 30 Pabrik Etanol Baru
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan untuk memperbanyak pembangunan pabrik etanol di Indonesia. Langkah ini diambil demi mempercepat pengembangan bahan bakar minyak jenis bensin yang dicampur dengan etanol.
Menurut Prabowo, Indonesia sebenarnya mampu menerapkan campuran etanol hingga kadar E20. Namun, masalahnya saat ini Indonesia hanya memiliki satu pabrik etanol. Karena itu, ia memutuskan untuk membangun setidaknya 30 pabrik baru, bahkan bisa ditambah hingga 50 pabrik.
"Butuh tadi pabriknya yang baru kita miliki baru 1 pabrik. Tadi saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik etanol. Kalau perlu sampai 50 pabrik," ujar Prabowo dalam acara Panen Raya Serentak di seluruh Indonesia bersama TNI, yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo membandingkan Indonesia dengan negara lain. India, katanya, sudah menggunakan E20. Brasil bahkan sudah sampai ke E100. Ia yakin Indonesia juga bisa mengejar ketertinggalan tersebut.
"India sudah E20, Brasil sudah E100. Masa Indonesia nggak bisa. Indonesia bisa kan? Bisa? Bisa, bisa," tegas Prabowo.
Tak hanya soal etanol, Prabowo juga menyindir pihak-pihak yang terus pesimistis terhadap masa depan Indonesia. Ia menilai ramalan bahwa Indonesia akan mengalami keruntuhan ekonomi tidak terbukti. Setiap bulan ada saja yang memprediksi Indonesia akan collapse, tapi kenyataannya tidak terjadi.
"Yang nggak mau, nggak apa-apa, duduk aja nonton. Tapi jangan membebek kepada kekuatan asing terus, Indonesia jelek, Indonesia gelap. Kalau pake kacamata gelap, ya gelap terus. Tiap bulan Indonesia akan collapse. Juni collapse. Ini sudah Juli. Juli collapse. Collapse terus, mikirnya mikir collapse. Biar aja itu," tutup Prabowo.
Keputusan membangun puluhan pabrik etanol ini menunjukkan bahwa pemerintah serius mendorong penggunaan bahan bakar campuran etanol. Dengan begitu, ketergantungan pada bensin murni bisa dikurangi secara bertahap. Indonesia ingin mengikuti jejak negara-negara lain yang sudah lebih dulu sukses menerapkan program ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
