Orang Tua Malang Kemasih Besok Penerimaan SD Hari Ini
Gambar atau konten salah?
Pada 11 Juni 2026, di posko SPMB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, banyak orang tua datang dengan wajah cemas. Mereka menanyakan apakah anak mereka dapat masuk ke sekolah dasar yang akan diumumkan 12 Juni 2026.
Orang tua tersebut biasanya khawatir karena sistem penerimaan menempatkan batas usia tertentu. Banyak yang mengira bahwa hanya anak berusia 7 tahun yang dapat diterima. Namun, beberapa orang tua telah mendaftarkan anaknya di SD Percobaan I di Jalan Magelang, hanya 1,3 kilometer dari rumah.
“Anak saya usianya 7 tahun kurang dua bulan. Tergeser, gak lolos, karena banyak yang diprioritaskan yang usia 7 tahun,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya. Ia menegaskan bahwa anaknya berusia 6,8 tahun saat pendaftaran.
Posko SPMB menyarankan agar orang tua menunggu hasil resmi. “Suruh menunggu, nanti kalau tidak lolos mendaftar ke sekolah yang belum terpenuhi pagunya,” kata petugas. Wali murid tersebut masih merasa cemas, “Kita orang tua pasti tidak tenang, kalau belum pasti begini. Nanti kalau tidak dapat sekolah bagaimana,” keluhnya.
Menurut Suwarjana, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, sekolah dasar negeri tidak memprioritaskan anak berusia 7 tahun. “Bukan 7 tahun, sesuai juknis mulai usia 6 tahun. Bisa masuk SD melalui jalur zonasi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam proses SPMB, sekolah dasar negeri mengikuti pagu yang tersedia. “Selain usia mulai 6 tahun, kemudian diukur jaraknya yakni 250 meter. Itu yang diprioritaskan dulu. Jika pagu belum terpenuhi, maka mengambil siswa dengan usia tertua sampai pagu terpenuhi,” kata Suwarjana.
“Bisa dibaca di juknis kami, usianya mulai 6 tahun bukan 7 tahun,” tegaskan Suwarjana. Ia juga mengajak orang tua tidak khawatir, terutama yang memiliki rumah di radius dekat sekolah.
Namun, Suwarjana mengakui bahwa jumlah siswa lulus tingkat taman kanak-kanak dengan pagu atau daya tampung SD negeri di Kota Malang belum sebanding. “Daya tampung sekitar 10 ribuan lebih dan jumlah lulusan TK sampai 14 ribu. Tapi kan masih ada sekolah swasta,” pungkasnya. Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menunjukkan jumlah lulusan TK tahun 2026 sebanyak 12.947 siswa, dengan jumlah pagu atau daya tampung SD sebanyak 8.568 siswa.
Walaupun sistem memperbolehkan usia mulai 6 tahun, ketidakpastian tetap ada karena perbedaan antara pagu dan jumlah lulusan TK, sehingga proses seleksi masih menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Orang Tua Malang Kemasih Besok Penerimaan SD Hari Ini
Kusuka Kembali di Jakarta Fair 2026, Hadir Tas Edisi Spesial
Wuling Huajing S: SUV hybrid premium di Kuala Lumpur
Reporter Viral, Menyinggung Son Heung‑min Wajib Mil di Meksiko
Goodyear Minta Perpanjang SNI Hingga 1 Jan 2027 di Jerman
Mahasiswa Bandung Unjuk Rasa di DPRD Jawa Barat, 11 Juni
Warung Nasi Lemak di Sungai Bayor: 30 Tahun Harga Tetap 4 Ribu