Warung Nasi Lemak di Sungai Bayor: 30 Tahun Harga Tetap 4 Ribu
Gambar atau konten salah?
Di Sungai Bayor, Perak, Malaysia, sebuah warung nasi lemak telah beroperasi lebih dari tiga dekade. Meskipun sudah lama, pemiliknya tetap menjaga harga tetap terjangkau, yakni Rp 4 ribuan per seporsi.
Othman, yang kini berusia 72 tahun, memulai usahanya dengan harga 30 sen (sekitar Rp 1 200) pada awalnya. Seiring waktu, ia menaikkan harganya menjadi 50 sen (sekitar Rp 4 000) dan harga tersebut tetap stabil selama 30 tahun terakhir.
Setiap seporsi dibungkus dengan kertas nasi beralaskan daun pisang. Nasi berukuran piramida kecil disajikan bersama sambal belacan, ikan teri, dan potongan telur rebus setengah bagian. Meskipun porsinya tidak terlalu besar, tampilannya tetap menggugah selera.
"Orang selalu tanya kenapa masih jual 50 sen (Rp 4 ribuan), ada untungnya kah? Saya cuma senyum saja, karena memang kalau dihitung untungnya tidak seberapa," kata Othman.
"Alhamdulillah saya bersyukur karena masih mampu bertahan," lanjutnya.
Dalam satu hari, Othman biasanya menjual sekitar 300 bungkus nasi lemak. Dengan harga Rp 4 ribuan per bungkus, pendapatan kotor harian mencapai Rp 1,2 juta. Setelah menahan biaya, keuntungan bersihnya berada di kisaran Rp 66 ribu – Rp 88 ribu.
Tak hanya Othman, pemilik Warung Hasmida yang berdiri sejak 2006 juga menawarkan nasi lemak seharga 2 Ringgit Malaysia (sekitar Rp 8 834). Warung ini menampilkan porsi yang cukup mengenyangkan, serta interior yang terawat dan bersih.
Keberadaan warung-warung seperti Othman dan Warung Hasmida menunjukkan bahwa harga terjangkau tidak selalu berarti keuntungan besar. Meskipun margin kecil, konsistensi harga dan kualitas tetap menjadi daya tarik bagi para pengunjung, menjadikan nasi lemak ini bagian penting dari kebudayaan kuliner lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
