Bima Sakti Perpanjang Kontrak Persela Lamongan 2026/2027
Gambar atau konten salah?
Bima Sakti, pelatih berusia 50 tahun, resmi memperpanjang kontraknya dengan Persela Lamongan untuk musim 2026/2027. Proses negosiasi berlangsung cukup lama sebelum akhirnya kedua belah pihak menandatangani perpanjangan.
Selama negosiasi, Bima mengaku menerima beberapa tawaran dari klub lain. Namun, ia memutuskan untuk tetap berada di Lamongan karena sudah memahami karakter tim dan melihat keseriusan manajemen dalam mempersiapkan skuad menghadapi musim baru.
“Pertama saya bersyukur bisa memperpanjang kontrak lagi di Persela. Prosesnya juga cukup panjang. Terus terang ada beberapa tawaran dari tim lain, tetapi saya prioritaskan untuk tetap di Persela karena selama kurang lebih empat bulan bersama tim ini, saya sudah memahami karakter Persela,” ujar Bima Sakti pada Kamis, 11 Juni 2026.
Menurut Bima, faktor kekeluargaan yang terjalin selama berada di Lamongan menjadi alasan utama memilih bertahan. Dukungan dari manajemen, pemerintah daerah, dan suporter semakin menguatkan keputusannya.
“Saya sudah bersosialisasi dengan masyarakat di Lamongan, kemudian dengan pemain-pemain yang musim lalu bersama Persela. Saya juga melihat keseriusan manajemen untuk membangun tim di kompetisi 2026/2027. Kita bisa memulai lebih awal, kemudian perhatian dari Pak Bupati sangat besar untuk Persela, didukung pengurus, manajemen, dan tentu saja suporter,” ujarnya.
Bima juga mengenang situasi saat pertama kali datang ke Persela pada musim lalu. Kondisi tim tidak ideal setelah serangkaian hasil kurang memuaskan dan dinamika internal yang terjadi.
“Saat itu kondisi tim bisa dikatakan tidak baik-baik saja. Mental pemain sedang turun setelah hasil yang kurang bagus. Kemudian ada beberapa pemain pilar yang pergi dan banyak dinamika yang terjadi di internal manajemen,” ungkapnya.
Meski begitu, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 itu bersyukur mendapat dukungan penuh dari manajemen baru serta sambutan positif dari para pemain. Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen tim menjadi kunci Persela mampu bertahan di kompetisi Liga 2.
“Saya bersyukur manajemen memberikan dukungan yang luar biasa. Pemain juga menerima kehadiran saya dengan sangat baik. Yang paling penting bukan hanya saya, tetapi soliditas manajemen dan pemain. Mereka mau berjuang untuk Persela sehingga kami bisa tetap bertahan di Liga 2,” pungkasnya.
Keputusan Bima Sakti menandai komitmen kuat terhadap klub yang telah menjadi bagian penting dari kariernya. Dengan dukungan luas dari semua pihak, Persela Lamongan siap memulai persiapan untuk musim 2026/2027. Penyatuan visi dan semangat kolektif diharapkan membawa tim kembali ke puncak Liga 2.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
