PCAST Trump: 28 Anggota, 900 Miliar Kekayaan, Satu Akademisi
Gambar atau konten salah?
PRESIDEN AMERIKA SERIKAT Donald Trump membentuk PCAST (Dewan Penasihat Presiden bidang Sains dan Teknologi) pada 25 Maret 2024. Hampir semua anggota panel ini adalah eksekutif teknologi, sembilan di antaranya miliarder global.
PCAST didirikan pada 1933 selama masa jabatan Presiden Franklin D. Roosevelt sebagai penasihat ilmu sains dan teknologi. Sejak 2001, semua anggota dewan pada masa itu (setidaknya sepuluh) adalah peneliti akademis. Dewan PCAST di bawah Presiden Biden memiliki 28 anggota, dengan 19 di antaranya akademisi.
Pengumuman Gedung Putih pada 25 Maret 2024 menyebutkan kemungkinan penambahan anggota baru, namun saat ini hanya satu akademisi yang terdaftar di PCAST. Ia adalah John Martinis, fisikawan kuantum di University of California, Santa Barbara, yang menerima Hadiah Nobel Fisika atas penemuan fenomena kuantum makroskopis pada 2025. “Saya merasa terhormat berada di komite ini,” ujarnya kepada Nature.
Anggota lainnya berasal dari industri dan sebagian besar juga pendukung serta donatur kampanye Trump. Berikut nama, profesi, dan perkiraan kekayaan bersih mereka (menurut data Forbes per 30 Maret 2024):
- Marc Andreessen, kapitalis ventura dan mantan insinyur perangkat lunak – USD 1,9 miliar atau Rp 32,3 triliun
- Sergey Brin, salah satu pendiri Google – USD 237 miliar atau Rp 4.029 triliun
- Safra Catz, wakil ketua eksekutif dan mantan CEO Oracle – USD 2,9 miliar atau Rp 49,3 triliun
- Larry Ellison, salah satu pendiri dan CTO Oracle – USD 180,5 miliar atau Rp 3.068 triliun
- Michael Dell, ketua dan CEO Dell Technologies – USD 144,1 miliar atau Rp 2.449 triliun
- Jacob DeWitte, pendiri Oklo Inc. – kekayaan bersih tidak diketahui
- Fred Ehrsam, pendiri Coinbase – USD 2,3 miliar atau Rp 39,1 triliun
- David Friedberg, pengusaha dan investor – kekayaan bersih tidak diketahui
- Jensen Huang, pendiri, presiden, dan CEO Nvidia – USD 144,9 miliar atau Rp 2.463 triliun
- Bob Mumgaard, pendiri dan CEO Commonwealth Fusion Systems – kekayaan bersih tidak diketahui
- Lisa Su, CEO Advanced Micro Devices – USD 1,4 miliar atau Rp 23,8 triliun
- Mark Zuckerberg, CEO Meta – USD 185,1 miliar atau Rp 3.147 triliun
Perkiraan kekayaan bersih total para dewan, berdasarkan data yang tersedia, melebihi USD 900 miliar, setara dengan Rp 15.301 triliun. Angka ini lebih besar daripada produk domestik bruto (PDB) negara-negara seperti Belgia, Taiwan, dan Swiss, menurut data Dana Moneter Internasional.
Panel ini akan diketuai bersama oleh penasihat teknologi Gedung Putih, Michael Kratsios, dan kepala intelijen kecerdasan buatan (AI) serta mata uang kripto Trump, David Sacks. Daftar dan ketua menunjukkan bahwa PCAST akan fokus secara khusus pada AI, kripto, dan informasi kuantum.
Meskipun subjek-subjek tersebut penting dari perspektif politik dan geopolitik, banyak bidang ilmiah lain – mulai dari ilmu material, aeronautika, hingga iklim dan bioteknologi – akan mendapatkan perhatian yang sama. Demikian melansir IFLScience.
Perkataan John Martinis menegaskan bahwa meski hanya satu akademisi, kehadirannya tetap menjadi jembatan antara riset ilmiah dan kebijakan pemerintah. Sementara kekayaan besar para anggota industri menyoroti prioritas ekonomi dan inovasi teknologi yang mendominasi agenda Trump. Kombinasi ini mencerminkan pergeseran fokus PCAST menuju sektor-sektor yang secara langsung mendukung strategi nasional dalam persaingan global teknologi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
