Pesan Karen: Med-Check Awal Deteksi Kanker Hodgkin Penting

Sigit W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Pesan Karen: Med-Check Awal Deteksi Kanker Hodgkin Penting

Gambar atau konten salah?

Konten Instagram yang diposting oleh akun @kareniknok menjadi viral karena cerita seorang perempuan berusia 32 tahun yang melakukan medical check‑up secara iseng dan akhirnya terdiagnosis kanker limfoma Hodgkin stadium 4 awal.

“Umur 30 tahun, iseng med-check, malah divonis kanker udah masuk stadium 4 awal. Yuk teman-teman kita rajin med-check. Lebih awal terdeteksi lebih besar juga kemungkinan untuk surive-nya,” ujar Karen dalam postingannya.

Nama asli Karen adalah Karen Tirtabudi. Ia tinggal di Cianjur, Jawa Barat, dan pada saat itu belum merasakan gejala apapun seperti penurunan berat badan, batuk, atau demam. Meskipun begitu, ia merasa ada sesuatu yang “mengganjal” ketika batuk atau tertawa.

“Tidak ada gejala sama sekali, nggak batuk, nggak ada penurunan berat badan, demam dan seterusnya nggak ada sama sekali. Benar-benar hanya hal sepele aja, kalau kebesekan atau ketawa ngakak gitu nggak plong kayak biasanya,” jelas Karen pada saat diwawancarai.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, pada akhir 2023 Karen didiagnosis menderita limfoma Hodgkin. Kondisi ini memaksa dia untuk menjalani perawatan, termasuk kemoterapi sebanyak 12 kali.

Di tahun 2024, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kanker sudah bersih. Namun, Karen tetap melakukan PET Scan setiap tahun selama 5 tahun, sampai 2029, untuk memastikan tidak ada sel kanker yang muncul kembali.

Pengalaman ini tidak mudah bagi Karen. Namun, ia mengaku bahwa dukungan orang di sekitarnya dan keyakinannya pada Tuhan membantu melewati masa sulit tersebut.

“Tentunya aku selalu bersandar sama Tuhan Yesus. Jadi aku pikir, apapun yang terjadi, semua sudah Dia atur dan pasti yang terbaik untuk aku pribadi,” katanya.

“Jadi memang harus mengubah POV kita menjadi lebih positif dan mencoba mengalihkan pikiran ke kegiatan lain,” tambahnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama ketika tubuh menunjukkan tanda-tanda aneh meski tidak ada gejala jelas. Dengan deteksi dini, peluang untuk sembuh menjadi lebih besar, seperti yang dialami oleh Karen.

kanker limfoma Hodgkindeteksi dinipemeriksaan medisPET Scankemoterapidukungan keluargakepercayaan Tuhan

Komentar

Memuat komentar...